Pilpres 2019

Jabatan Maruf Amin Disoal Kubu BPN, Begini Respon Yusril Ihza Mahendra dan KPU

Dilansir dari TribunMedan.com, Yusril Ihza Mahendra mengatakan Jokowi-Ma'ruf akan menjawab secara resmi dalam sidang di Mahkamah Konstitusi nantinya.

Jabatan Maruf Amin Disoal Kubu BPN, Begini Respon Yusril Ihza Mahendra dan KPU
Yanuar Nurcholis Majid/Tribunnews.com
Jabatan Maruf Amin Disoal Kubu BPN, Begini Respon Yusril Ihza Mahendra dan KPU. 

TRIBUNKALTIM.CO  Tim kuasa hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mempersoalkan jabatan Maruf Amin pada dua Bank Syariah.

Bahkan ini masuk dalam tambahan alat bukti untuk gugatan sengketa hasil Pilpres 2019, yang disampaikan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Tim hukum BPN menuding jabatan Maruf Amin melanggar UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Terkait hal tersebut, Kuasa Hukum pribadi calon Presiden Joko Widodo, Yusril Ihza Mahendra angkat bicara.

Dilansir dari TribunMedan.com, Yusril Ihza Mahendra mengatakan Jokowi-Ma'ruf akan menjawab secara resmi dalam sidang di Mahkamah Konstitusi nantinya.

"Karena ini (tudingan BPN) dikemukakannya di dalam perbaikan permohonan mereka di MK, maka secara resmi ini juga akan kami jawab dalam tanggapan keterangan kami selaku pihak terkait dalam persidangan di MK," ujar Yusril Ihza Mahendra kepada Kompas.com, Selasa (11/6/2019).

Yusril Ihza Mahendra mengaku, sudah mempunyai bantahan dan argumentasi hukum yang sistematis atas tudingan tersebut.

Tinggal menunggu persidangan saja untuk menyampaikan argumentasi itu.
Mantan Menteri Kehakiman dan HAM itu yakin tuduhan BPN akan ditolak majelis hakim konstitusi nantinya.

Yusril Ihza Mahendra di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (15/9/2016).
Yusril Ihza Mahendra di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (15/9/2016). (KOMPAS.com/Kahfi Dirga Cahya)

"Yang perlu diketahui publik sekarang adalah, argumentasi tuduhan pemohon tersebut bakal kami patahkan di sidang MK. Tenang saja," ujar Yusril Ihza Mahendra.

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menilai, tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengada-ada dalam menyampaikan permohonan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved