Pilpres 2019

Kepolisian Sebut Nama Mantan Manajer Timnas Indonesia Terduga Perencana Pembunuhan 4 Tokoh Nasional

Pihak Kepolisian telah incar Habil Marati telah terlebih dulu ditangkap Kepolisian pada 29 Mei 2019. Habil Marati ini mantan manajer Timnas Indonesia.

Kepolisian Sebut Nama Mantan Manajer Timnas Indonesia Terduga Perencana Pembunuhan 4 Tokoh Nasional
(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal menunjukan barang bukti senjata saat jumpa pers terkait kerusuhan 22 Mei, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (27/5/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pihak Kepolisian ungkap beberapa dalang yang menjadi tersangka dalam kerusuhan aksi 22 Mei 2019. 

Sosok ini sudah jadi tersangka atas sangkaan dugaan pembunuhan berencana kepada 4 tokoh nasional

Kali ini ada nama tersangka yang disebut Kepolisian ialah mantan manajer di Timnas Indonesia

Mantan manajer Timnas Indonesia pada Piala AFF 2012, Habil Marati ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan 21- 22 Mei 2019.

Polisi dalam konferensi persnya, menyatakan Habil Marati berperan dalam kasus dugaan membawa, menyimpan, menguasai, dan menyembunyikan senjata api tanpa ijin dengan motif pemufakatan jahat untuk melakukan perencanaan pembunuhan.

Pihak Kepolisian telah incar Habil Marati telah terlebih dulu ditangkap Kepolisian pada 29 Mei 2019 di rumahnya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Tersangka ke delapan yang kami amankan adalah saudara HM (Habil Marati)," ungkap Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi seperti dikutip BolaSport.com dari Tribun Medan pada Selasa (11/6/2019).

"Jadi uang yang diterima tersangka KZ berasal dari HM. Maksud tujuan untuk pembelian senjata api, juga memberikan uang Rp 60 juta langsung kepada HK untuk biaya operasional dan juga pembelian senjata api," tambahnya.

Polisi memberikan rincian sebanyak Rp 60 juta tersebut yaitu sebanyak Rp 10 juta untuk biaya operasional, sedangkan sebanyak Rp 50 juta untuk melaksanakan unjuk rasa.

Nah, Habil Marati juga diduga memberikan uang sebesar Rp 150 juta kepada tersangka lainnya KZ untuk membeli senjata api.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved