Korban Banjir Mulai Diserang Diare, IDI Turut Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

telah melakukan pemeriksaan sebanyak 200 orang lebih yang datang ke Posko kesehatan Utama di Masjid Al Muhajirin.

Korban Banjir Mulai Diserang Diare, IDI Turut Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
TribunKaltim.CO/Fachmi Rachman
BANJIR - Tenaga medis tengah memeriksa masyarakat yang melakukan pemeriksaan kesehatan di Posko Kesehatan utama Puskesmas Bengkuring di masjid Al Muhajirin, Selasa (11/6/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Satu per satu warga korban banjir mulai mengidap sejumlah penyakit.

Di kawasan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara misalnya, sejak Puskesmas Bengkuring kembali beroperasi pada Senin (10/6) kemarin,

 telah melakukan pemeriksaan sebanyak 200 orang lebih yang datang ke Posko kesehatan Utama di Masjid Al Muhajirin.

Tenaga Prom Kes Puskesmas Bengkuring, Jojor N Silaban menenerangkan, untuk  menjangkau seluruh masyarakat korban banjir di kawasan Bengkuring, pihaknya membuka lima posko kesehatan.

Rata-rata masyarakat yang datang ke Posko kesehatan Puskesmas Bengkuring mengeluh sakit demam, flu, batuk, termasuk gatal-gatal.

Tidak hanya itu saja, beberapa masyarakat yang datang juga terindikasi mengidap diare, Ispa dan tekanan darah tinggi.

BANJIR - Tenaga medis tengah memeriksa masyarakat yang melakukan pemeriksaan kesehatan di Posko Kesehatan utama Puskesmas Bengkuring di masjid Al Muhajirin, Selasa (11/6/2019).
BANJIR - Tenaga medis tengah memeriksa masyarakat yang melakukan pemeriksaan kesehatan di Posko Kesehatan utama Puskesmas Bengkuring di masjid Al Muhajirin, Selasa (11/6/2019). (TribunKaltim.CO/Fachmi Rachman)

"Beragam keluhan dari masyarakat. Setelah kita lakukan pemeriksaan, langsung diberikan obat sesuai dengan penyakit yang dideritanya. Hingga saat ini, belum ada warga yang kita rujuk ke rumah sakit," ucapnya, Selasa (11/6/2019).

"Sejak kemarin kita kembali beroperasi, karena gedung puskesmas juga terendam banjir, jadi ada lima posko kesehatan yang kita dirikan, yang ini posko utama," sambungnya.

Selain mengerahkan tenaga medis dari puskesmas, pihaknya juga dibantu tenaga kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim.

Terdapat seorang dokter dan perawat yang turut serta melakukan pemeriksaan kepada masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved