Banjir di Samarinda

Update Banjir Samarinda, TNI Masak Ribuan Nasi Bungkus, Untuk Korban Banjir dan Relawan

Korem 091 Aji Surya Natakesuma menyiapkan dapur umum. Berkapasitas hingga 3.000 nasi bungkus untuk korban banjir dan relawan di Kota Samarinda

Update Banjir Samarinda, TNI Masak Ribuan Nasi Bungkus, Untuk Korban Banjir dan Relawan
tribunkaltim.co/Christoper Desmawangga
PERSIAPAN DAPUR UMUM - Personel TNI dari Kesatuan Denbekang VI - 44 - 01/SMD menyiapkan peralatan memasak dapur umum di halaman Mako Denbekang Samarinda, Selasa (11/6). Dapur umum di Denbekang menunggu bahan mentah pangan dari Kodim 0901/SMD untuk dimasak sebagai bantuan makanan untuk korban banjir pemukiman di Samarinda 

Kapasitas dapur umum yang dibangun nantinya dipergunakan untuk memasak makanan selama tiga hari kedepan.

Dengan target per harinya 1.000 - 3.000 nasi bungkus yang dapat didistribusikan.

"Selain untuk warga korban banjir, juga untuk petugas dan relawan di lokasi banjir," imbuhnya.

Bahan makanan yang disiapkan untuk tiga hari kedepan, diantaranya 1.800 Kg beras, 225 dus mie instan, 9.180 butir telor, 1.890 dus air mineral, dan bumbu masing-masing 20 Kg, termasuk 1.000 kaleng sarden.

"Ini untuk semua titik banjir, nantinya yang distribusikan Kodim, yang tahu wilayah," ungkapnya.

Tidak hanya menyediakan makanan, Korem 091 Aji Surya Natakesuma juga menurunkan 4 perahu karet, 2 truk.

Bahkan, Korem 091 Aji Surya Natakesuma juga siap menyediakan tenda pengungsian, lengkap dengan velbed.

"Dua perahu karet masih di sini, akan kita gunakan untuk distribusi makanan nanti, yang lainnya sudah di lokasi," kata Heru.

"Kalau memang ada permintaan, ada 15 tenda untuk pengungsian yang siap digunakan, dengan 200 velbed. Masing-masing tenda bisa menampung 30 orang," pungkasnya.

Pemandangan banjir dari ketinggian yang terjadi di kawasan Jalan Ahmad Yani, Samarinda, Senin (10/6/2019). Hingga Senin siang air makin meninggi seiring meningkatnya pasang di Sungai Mahakam.
Pemandangan banjir dari ketinggian yang terjadi di kawasan Jalan Ahmad Yani, Samarinda, Senin (10/6/2019). Hingga Senin siang air makin meninggi seiring meningkatnya pasang di Sungai Mahakam. (TRIBUNKALTIM.CO/FACHMI RACHMAN)

Banjir yang berdampak pada 20 ribu warga Kota Samarinda rupanya menjadi perhatian pemerintah pusat.

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved