Kuliner

Gandrung Makanan Pedas? Beginilah Sejarah Cabai Berasal Hingga Bisa Sampai di Lidah Warga Nusantara

Ada yang suka makanan rasa pedas, selain gugah selera tentu saja kenikmatan kuliner yang ada cabai jadi lebih menantang. Tapi inilah cabai, kuliner ok

Gandrung Makanan Pedas? Beginilah Sejarah Cabai Berasal Hingga Bisa Sampai di Lidah Warga Nusantara
Tribunkaltim.co/budi susilo
Sudirman (bertopi), pedagang cabai di Pasar Pandansari, Kota Balikpapan sedang memilah cabai yang layak untuk dijual ke konsumen, Senin (9/1/2017).Ada yang suka makanan rasa pedas, selain gugah selera tentu saja kenikmatan kuliner yang ada cabai jadi lebih menantang. Tapi inilah cabai, kuliner ok. 

TRIBUNKALTIM.CO - Saban hari pernah makanan pedas, atau sajian traktiran kuliner teman yang berasa pedas

Tidak lain ini karena ada cabai yang bisa buat makanan pedas. Setiap kuliner yang disantap selalu saja ada tambahan sambal cabai yang rasanya pedas

Orang pun suka makanan yang ada rasa pedas, selain gugah selera tentu saja kenikmatan kuliner yang ada cabai jadi lebih menantang. 

Bagi orang tertentu cabai itu makanan yang wajib, harus ada di setiap kuliner makanan gurih nan lezat. Orang sering tanya cabai untuk memberi rasa pedas supaya kuliner yang disantap berikan kenikmatan kuliner yang khas. 

Pecinta makanan pedas, bayangkan jika saat ini di depanmu ada sepotong ayam goreng yang baru saja matang, sepiring nasi hangat, dan sayuran lalap.

Tentu sangat nikmat rasanya jika makanan-makanan ini disantap dengan sambal cabai rawit yang pedas dan menggugah selera, kuliner yang benar-benar membuat ngiler, untuk lahap habiskan makanan selera pedas ini. 

Sebagian masyarakat Indonesia memang menyukai berbagai masakan bercita rasa pedas.

Tak heran jika saat ini warung makan yang menajikan makanan dengan level pedas sesuai selera kian menjamur.

Rasa pedas pada makanan dapat dihasilkan dari banyak bahan, diantaranya lada dan cabai.

Namun cabai merupakan bahan yang lebih umum dan banyak digemari masyarakat Indonesia, mungkin termasuk Kamu.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved