Pelaku dan Korban Pembunuhan Kilometer 2 Sama-sama Tuna Rungu, Polisi Perlu Ahli Bahasa Khusus

komunikasi jadi kendala dalam pemeriksaan kedua pelaku. Informasi terakhir polisi bakal mendatangkan ahli bahasa khusus penyandang tuna rungu

Pelaku dan Korban Pembunuhan Kilometer 2 Sama-sama Tuna Rungu, Polisi Perlu Ahli Bahasa Khusus
Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
Pelaku pembunuhan SR (30) dan RM (38) saat diamankan di kantor Polsek Balikpapan Utara, Rabu (12/6/2019).

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Siapa sangka kedua pelaku penganiayaan yang berujung dengan tewasnya korban merupakan penyandang tuna rungu. Bahkan tak hanya pelaku, korban Marco Fernando Mancini (31) juga tuna rungu.

Dari informasi yang dihimpun Tribunkaltim.co kedua pelaku berinisial SR (30) dan RM (38). Belakangan diketahui korban dan pelaku tergabung dalam komunitas tuna rungu yang sama.

Pelaku SR diamankan tim opsal gabungan di rumahnya di Jalan Klamono Balikpapan Utara. Sementara RM yang mengetahui rekannya diamankan polisi, menyerahkan diri ke kantor Polsek Balikpapan Utara.

Diduga kedua pelaku sudah merencanakan penganiayaan tersebut dengan matang. Dari proses membuntuti korban, hingga menyiapkan alat eksekusi berupa besi panjang sekiara 50 cm dengan salah satu ujungnya diberi karet ban.

Sementara saat dikonfirmasi Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Supartono Sudin mengatakan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Sebab pihaknya masih fokus meminta keterangan kedua pelaku.

"Belumlah, ya. Masih didalami dengan anggota," kata Kompol Supartono Sudin saat ditemui di Mapolsek Balikpapan Utara.

Suasana halaman depan Kantor Polsek Balikpapan Utara, Rabu (12/6/2019) usai berhasil menangkap 2 pelaku penganiayaan yang berujung dengan tewasnya korban.
Suasana halaman depan Kantor Polsek Balikpapan Utara, Rabu (12/6/2019) usai berhasil menangkap 2 pelaku penganiayaan yang berujung dengan tewasnya korban. (Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani)

Menurut Kompol Supartono Sudin, persoalan komunikasi jadi kendala dalam pemeriksaan kedua pelaku. Informasi terakhir polisi bakal mendatangkan ahli bahasa khusus penyandang tuna rungu untuk membantu pemeriksaan.

"Melihat kondisi begini, pastinya perlu ahli bahasa khusus," ucap Kompol Supartono Sudin.

Hingga berita ini diturunkan kedua tersangka masih di ruang jatanras Polsek Balikpapan Utara. (bie)

[21:12, 6/11/2019] Syaiful Syafar Tribun:

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved