Polsek Bengalon Bekuk Komplotan Perampok Bermobil, Belasan Sajam Diamankan

Komplotan perampok berkendara roda empat berhasil dibekuk jajaran Polsek Bengalon dan Polres Kutai Timur,

Polsek Bengalon Bekuk Komplotan Perampok Bermobil, Belasan Sajam Diamankan
TribunKaltim.Co/HO/Polsek Bengalon
Penangkapan tersangka Jumain di Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA – Komplotan perampok berkendara roda empat berhasil dibekuk jajaran Polsek Bengalon dan  Polres Kutai Timur,  di Jalan Mulawarman Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Rabu (12/6) sekitar pukul 9.00 wita tadi.

Komplotan tersebut beranggotakan Adi (31), warga Kecamatan Legok Kota, Blitar, Jumain (30), warga Jalan Marga Mulya Kecamatan Sangatta Utara, Nasilaturrohmah (29), warga Desa Mangaran Kecamatan Ajeng Kabupaten Jember dan Margaretha (19), warga Desa Inaran Kecamatan Berau Kabupaten Berau.

Satu anggota komplotan lainnya, bernama Ardian (27), warga Desa Inaran Kecamatan Berau Kabupaten Berau, tercatat dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),

Barang bukti yang disita dari rumah tersangka Jumain di antaranya belasan senjata tajam
Barang bukti yang disita dari rumah tersangka Jumain di antaranya belasan senjata tajam (TribunKaltim.Co/HO/Polsek Bengalon)

karena sempat melarikan diri dengan melompat dari jendela belakang rumah saat dilakukan penggrebekan oleh tim penyidik Polsek Bengalon.

Komplotan ini melakukan perampokan pada seorang wanita bernama Naharia (48), warga mess PT Anugerah Energitama Divisi VIII Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Selasa (11/6) malam sekitar pukul 21.00 wita.

Saat itu, korban Naharia yang ingin berangkat ke Balikpapan, menumpang mobil Toyota Avanza milik tersangka Jumain, yang mengaku travel gelap menuju Balikpapan. Di dalam mobil tersebut sudah ada anggota komplotan lainnya.

Mobil yang diduga menjadi tempat perampokan
Mobil yang diduga menjadi tempat perampokan (TribunKaltim.Co/HO/Polsek Bengalon)

Tiba di Jalan Poros Bengalon –Muara Wahau Km 110 Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Jumain dan kawan-kawan, yakni tiga laki-laki dan satu wanita, melakukan aksinya.

Mereka mengancam menggunakan senjata tajam dari belakang tempat duduk korban. Meminta barang-barang berharga milik korban.

“Korban sempat menendang kemudi, sehingga mobil tidak bisa melaju kencang dan akhirnya berhenti. Saat berhenti itulah, korban meminta bantuan pada pihak kepolisian.

“Laporan korban langsung kami tindaklanjuti di lapangan dengan membentuk tim khusus. Melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian,

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved