Sekjen Kemenag Ungkap Peran Menteri Agama dalam Pusaran Kasus Jual-Beli Jabatan Kanwil Jatim

Sementara salah satu syarat untuk mendaftar sebagai kakanwil tidak pernah dijatuhi sanksi.

Sekjen Kemenag Ungkap Peran Menteri Agama dalam Pusaran Kasus Jual-Beli Jabatan Kanwil Jatim
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Sekjen Kemenag Nur Kholis Setiawan di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama, Nur Kholis Setiawan, mengungkap peran Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, dalam kasus suap jual-beli jabatan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur.

Menurut Nur Kholis, Lukman mengintervensi agar memasukkan nama Haris Hasanuddin, Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag Jawa Timur, sebagai peserta yang masuk 3 besar calon Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

Upaya intervensi itu berawal pada 29 Januari 2019, Kholis mengatakan, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengirim surat ke Kemenag untuk meminta menteri selaku PPK untuk tidak meloloskan dan melantik Haris sebagai Kakanwil Jatim.

Hal ini, karena Haris pernah dijatuhi sanksi disiplin PNS. Sementara salah satu syarat untuk mendaftar sebagai kakanwil tidak pernah dijatuhi sanksi.

Kholis sempat melaporkan rekomendasi itu kepada Lukman. Namun, direspons Lukman hanya sebatas mendalami.

Kholis mengatakan dari sebelum proses penetapan dan pelantikan, sebenarnya Menag Lukman sudah cenderung memilih Haris.

Lukman tetap memerintahkan panitia seleksi memasukkan nama Haris.

Alasannya, Haris pernah menjabat Pelaksana tugas Kakanwil Kemenag Jatim dan Lukman mengetahui kompetensi yang bersangkutan.

"Saya sudah menghitung, meskipun risiko disuruh membatalkan. Saya terus melapor kepada beliau, dan kemudian beliau katakan 'ingin dalami'" ujar Cholis, pada saat memberikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Dia menilai, Lukman mempunyai kecenderungan untuk memilih Harris sebagai Kakanwil Kemenag Jatim.

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved