Sisir SKM Dengan Perahu, Kepolisian Patroli Sekaligus Beri Bantuan ke Korban Banjir

Polresta Samarinda bersama Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) melaksanakan penyisiran di sungai Karang Mumus (SKM).

Sisir SKM Dengan Perahu, Kepolisian Patroli Sekaligus Beri Bantuan ke Korban Banjir
TribunKaltim.Co/HO/Polsek KP Samarinda
BANJIR - Wakapolresta Samarinda, AKBP Dedi Agustono, bersama Kapolsek KP, AKP Aldi Alfa Faroqi dan personel Kepolisian lainnya melakulan penyisiran di sungai Karang Mumus dan sejumlah lokasi banjir di Jalan S Parman, serta Jalan A Yani, Rabu (12/6/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Polresta Samarinda bersama Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) melaksanakan penyisiran di sungai Karang Mumus (SKM).

Selain melaksanakan patroli sungai, Kepolisian juga memberikan bantuan kepada warga korban banjir, dan mengevakuasi warga yang hendak mengungsi.

Setelah menyisir SKM, mereka  lalu melanjutkan penyisiran di Jalan S Parman dan Jalan A Yani, dengan masih menggunakan perahu ces.

BANJIR - Wakapolresta Samarinda, AKBP Dedi Agustono, bersama Kapolsek KP, AKP Aldi Alfa Faroqi dan personel Kepolisian lainnya melakulan penyisiran di sungai Karang Mumus dan sejumlah lokasi banjir di Jalan S Parman, serta Jalan A Yani, Rabu (12/6/2019)
BANJIR - Wakapolresta Samarinda, AKBP Dedi Agustono, bersama Kapolsek KP, AKP Aldi Alfa Faroqi dan personel Kepolisian lainnya melakulan penyisiran di sungai Karang Mumus dan sejumlah lokasi banjir di Jalan S Parman, serta Jalan A Yani, Rabu (12/6/2019) (TribunKaltim.Co/H/O/Polsek KP Samarinda)

"Kita lakukan penyisiran dengan menggunakan perahu di SKM, tepatnya di kawasan Kecamatan Sungai Pinang," ucap Wakapolresta Samarinda, AKBP Dedi Agustono, melalui Kapolsek KP, AKP Aldi Alfa Faroqi, Rabu (12/6/2019).

"Selain mengecek kondisi permukiman, juga sekaligus kita beri bantuan, dan evakuasi warga." tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga akan lebih mengintensifkan patroli, terutama di kawasan warga yang terdampak banjir, yang berada tidak jauh dari bantaran SKM.

Pihaknya juga menghimbau kepada warga yang membutuhkan bantuan, untuk dapat segera memberitahukan ke posko terdekat dari rumah warga.

"Patroli kita lakukan, karena tidak sedikit warga yang mengungsi. Dan, jika ada yang membutuhkan evakuasi, dapat langsung kita lakukan," imbuhnya.

Sebelumnya, sejak hari pertama banjir melanda kawasan permukiman warga, Kepolisian telah standby, melakukan pengamanan, serta membantu warga yang memerlukan evakuasi.

Selain mengerahkan armada darat, berupa truk, hingga mobil double cabin, Kepolisian juga menurunkan sedikitnya 10 unit kano, yang dapat digunakan untuk distribusi logistik, maupun evakuasi warga.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: samir paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved