Sulit Cari Sayur, Petugas Dapur Umum Putar Otak Masak 6.500 Bungkus untuk Korban Banjir

petugas dapur umum Dinas Sosial Samarinda kesulitan memvariasikan menu makanan.

Sulit Cari Sayur, Petugas Dapur Umum Putar Otak Masak 6.500 Bungkus untuk  Korban Banjir
TribunKaltim.Co/Nalendro Priambodo
Relawan Dapur Umum di halaman Dinas Sosial Samarinda, bahu membahu masak 6,500 bungkus makanan bagi korban banjir Samarinda. Petugas sempak kesulitan memvariasikan menu makanan utamanya sayur mayur karena dampak banjir. 

TRIBUNKALTIM.COSAMARINDA - Banjir yang melanda beberapa titik di Samarinda, sempat membuat petugas dapur umum Dinas Sosial Samarinda kesulitan memvariasikan menu makanan.

Petugas dapur umum menengarai, karena  salah satu sentra penghasil sayur Samarinda,  di Kelurahan Lempake di Samarinda Ulu juga ikut terendam banjir.

Petani sayur di Lempake dikenal menjadi salah satu pemasok sayuran di Kota Samarinda. Di antaranya bayam, kangkung, kacang panjang, terong dan lain-lain.

Petugas terpaksa berkeliling Pasar Pagi dan Sungai Dama berburu sayur yang masih tersedia diolah menjadi berbagai olahan cepat saji.

Relawan Dapur Umum di halaman Dinas Sosial Samarinda, bahu membahu masak 6,500 bungkus makanan bagi korban banjir Samarinda. Petugas sempak kesulitan memvariasikan menu makanan utamanya sayur mayur karena dampak banjir.
Relawan Dapur Umum di halaman Dinas Sosial Samarinda, bahu membahu masak 6,500 bungkus makanan bagi korban banjir Samarinda. Petugas sempak kesulitan memvariasikan menu makanan utamanya sayur mayur karena dampak banjir. (TribunKaltim.Co/Nalendro Priambodo)

"Sisa kacang panjang, dan terong aja dari pasar tadi," kata Petugas Dapur Umum Dinas Sosial, Christian, Rabu (12/6/2019).

Selain andalkan jenis sayur yang ada, petugas putar otak memvariasikan menu makanan dengan dengan ikan sarden kalengan dan mie instan.

Untuk menu malam ini, petugas menyiapkan belasan ikat kacang panjang yang nantinya ditumis dengan tempe goreng yang dipotong dadu. Menu ini, dikombinasikan ayam goreng.

Dapur umum di Dinas Sosial Samarinda beraktivitas hampir 24 jam sehari sejak dua hari terakhir. Terdapat 75 petugas yang dibagi dalam dua pergantian jam kerja.

Mobil Dapur Umum yang disiapkan Dinas Sosial Samarinda
Mobil Dapur Umum yang disiapkan Dinas Sosial Samarinda (TribunKaltim.Co/Nalendro Priambodo)

Mereka berasal dari Tagana Samarinda, Pekerja Sosial Kemasyarakatan, Tenaga Kerja Kesejahteraan Sosial Kecamatan dan relawan dari masyarakat.

Untuk makan pagi, pekerja sudah mulai bekerja sejak pukul 02.00 dini hari  dan dilanjut dengan pergantian kerja selanjutnya. Ada lebih dari 6 tungku masak di halaman dan dua tungku di mobil dapur lapangan.

Halaman
12
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved