Banjir di Samarinda

Tidak Perlu Saling Menyalahkan, Banjir di Samarinda Momentum Saling Bantu

Bencana banjir yang melanda Kota Samarinda beberapa hari lalu, harusnya menjadi momentum untuk saling membantu dengan menumbuhkan empati

Tidak Perlu Saling Menyalahkan, Banjir di Samarinda Momentum Saling Bantu
TRIBUN KALTIM/ Nalendro Priambodo
Ketua Ikatan Pemuda Daerah Peduli (IPDP) Kaltim Kota Samarinda, Apri Gunawan 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Bencana banjir yang melanda Kota Samarinda beberapa hari lalu, harusnya menjadi momentum untuk saling membantu dengan menumbuhkan empati peduli kemanusiaan.

Tak perlu menyalahkan siapapun. Ini diungkapkan Ketua Ikatan Pemuda Daerah Peduli (IPDP) Kaltim Kota Samarinda, Apri Gunawan.

Apri menilai, banjir di Samarinda harus menjadi momentum semua lapisan masyarakat turut serta saling membantu sekaligus merawat empati kemanusiaan. 

Menurut dia, kondisi ini, harus disikapi dengan bijak bukan karena situsional saat banjir.

Saat ini, tak perlu menguras energi menyudutkan atau menyalahkan siapapun, pejabat, perusahaan ataupun kebijakan pemerintah.

Terlebih, saat ini, ia melihat ada sejumlah kelompok yang sekedar memberi tanggapan negatif ke pemerintah yang dinilai gagal menuntaskan banjir. 

Kata dia, kritik dan masukan memang tetap dibutuhkan untuk perbaikan sistem dan pencegahan penanganan banjir. 

“Namun dalam situasi seperti sekarang harusnya kita lebih bisa menahan diri dan lebih mengutamakan kepedulian kita dalam proses membantu masyarakat korban bencana banjir,” ujar Apri Rabu (11/6/2019).

Banjir terparah dan masih terus menggenang terjadi di Samarinda Utara, persisnya di Perum Griya Mukti dan Bengkuring.

Titik banjir pun bertambah hingga ke Kecamatan Samarinda Ulu dan Sungai Pinang.

Halaman
12
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved