Dua Pitbull Gigit Kucing Hingga Mati, Ketua DPRD Samarinda: Stop Penyiksaan Hewan!

Ketua DPRD Kota Samarinda, Alphad Syarif mendukung aksi pelaporan ke Kepolisian yang dilakukan oleh sejumlah komunitas pecinta hewan.

Dua Pitbull Gigit Kucing Hingga Mati, Ketua DPRD Samarinda: Stop Penyiksaan Hewan!
TRIBUN KALTIM / FACHMI RAHMAN
BANJIR - Ketua DPRD Kota Samarinda, Alphad Syarif mendatangi lokasi banjir di kawasan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (11/6/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua DPRD Kota Samarinda, Alphad Syarif mendukung aksi pelaporan ke Kepolisian yang dilakukan oleh sejumlah komunitas pecinta hewan, atas video dua anjing Pitbull menggigit hingga mati seekor kucing.

"Saya juga pasti akan bantu. Saya salut dengan komunitas ini sebagai aspirasi masyarakat," ucapnya, Kamis (13/6/2019).

"Ini Tipidsus, karena ternyata si pemilik Pitbull juga memiliki satwa langka yang dilindungi," sambungnya.

Dia pun berharap agar laporan ke Kepolisian dapat segera ditindaklanjuti, dan menangkap pelakunya.

"Harus segera ditindaklanjuti, dan tangkap langsung," tegasnya.

"Kita harus sama mengawal kasus ini, dan stop penyiksaan terhadap hewan," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Cat Lovers In The World (CLOW) dan Animal Defenders Indonesia datang langsung dari Jakarta ke Samarinda guna menindaklanjuti video tersebut.

Bersama Garda Kucing Samarinda, per tanggal 12 Juni 2019, pihaknya melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polresta Samarinda.

"Kami duga ada unsur kesengajaan, pembiaran, dan penyiksaan terhadap hewan hingga mati terhadap hewan domestik. Kita ingin tindakan seperti ini tidak terulang lagi," ucap Ketua CLOW, Bimbim, saat ditemui di DPRD Kota Samarinda.

Bahkan, diduga pemilik Pitbull juga kerap melakukan penyiksaan terhadap hewan lainnya, termasuk memelihara hewan yang dilindungi.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved