Jual Koran Sejak 1988, Demi Bertahan di Era Digital, Ana juga Jualan Gorengan

Kios Chandra terletak di pinggir Jalan Agus Salim merupakan salah satu kios yang dulunya menjual berbagai macam koran, tabloid, macalah.

Jual Koran Sejak 1988, Demi Bertahan di Era Digital, Ana juga Jualan Gorengan
TribunKaltim.Co/Christoper Desmawangga
TERGERUS ZAMAN - Ana melayani pembeli di kiosnya. Dulunya kios tersebut menjual ratusan item bahan bacaan media cetak, sekarang Ana mencampur dengan jualan gorengan guna dapat bertahan di era digital, Kamis (13/6/2019). 

"Jualan (gorengan dan makanan) sudah setahunan. Lumayan lah penghasilannya," tambahnya

Dia pun membandingkan zaman dulu, di mana koran masih sangat dicari sebagai sumber berita, lowongan pekerjaan dan informasi.

Dengan era saat ini, di mana gedget terutama smarphone dapat menjangkau semuanya.

Jika dulu dirinya bisa mendisplay sebanyak 500 koran per hari, namun sekarang hanya 100 koran per media, bahkan beberapa media kurang dari 100 koran.

Untuk sehari hanya laku mencapai 10 koran saja, beruntung masih ada warga yang berlangganan koran kepadanya, namun jumlah warga yang berlangganan juga mengalami penurunan.

"Dulu ada sekitar 200 lebih yang langganan, kalau sekarang setengah saja. Untuk orang yang beli langsung di kios, paling sehari lakunya cuman 10 koran saja," ucap ibu empat anak itu.

Sedangkan keuntungan yang didapatkannya per bulan, di era saat ini hanya bisa mencapai Rp 2,5 juta, berbeda dengan saat jaya-jayanya media cetak, per bulan dirinya bisa mendapatkan untung mencapai Rp 7 juta lebih.

"Itu tidak hanya koran loh, ada tabloid, majalah. Sekarang kan banyak yang tutup, kaya tabloid sepak bola, itu banyak yang beli," jelasnya.

Dia pun sadar cepatnya perkembangan teknologi, membuat dirinya harus menyesuaikan dengan zaman. Terlebih generasi milenial saat ini yang enggan membaca koran.

"Sekarang semakin cepat, kalau koran baru besoknya ada berita. Ditambah dengan media sosial, itu juga punya pengaruh besar," kata Ana.

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved