Pabrik Tahu Diprotes Warga Gegara Bising dan Asap Beraroma Tak Sedap, Begini Respons Sang Pemilik

Mereka memprotes asap pembakaran dan kebisingan dari pabrik tahu tempe tersebut.

Pabrik Tahu Diprotes Warga Gegara Bising dan Asap Beraroma Tak Sedap, Begini Respons Sang Pemilik
TRIBUN KALTIM / ICHWAL SETIAWAN
DIPROTES WARGA — Pabrik tahu di RT 09, Kelurahan Api-Api diprotes warga. Kehadiran pabrik ini disebut menggangu karena menimbulkan aroma tak sedap dan berisik. Pun begitu, pemilik pabrik mengklaim operasi pabriknya masih dibawah ambang batas standar lingkungan. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Aktivitas produksi pabrik olahan kedelai di RT 09, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara diprotes warga.

Sebagian masyarakat yang bermukim di sebelah pabrik di RT 20 mengaku terganggu aktivitas industri menengah tersebut.

Mereka memprotes asap pembakaran dan kebisingan dari pabrik tahu tempe tersebut.

Bahkan, masalah ini sudah dilaporkan ke kepolisian lantaran mediasi yang berulang kali digelar dianggap tak mempan.

Ketua RT 20, Kelurahan Api-Api, Ribut Arianto, mengaku sudah sering menerima keluhan dari warga yang bertetangga dengan pabrik tahu ini.

Ada 7 rumah yang mengaku tak nyaman dengan aktivitas produksi tersebut.

“Sudah lama, itu asap pembakaran, terus bising juga,” kata Ribut kepada tribunkaltim.co, saat ditemui di rumahnya, Kamis (13/6/2019).

Ribut menuturkan, asap hasil pembakaran kerap terhirup oleh warga sekitar. Aromanya tak sedap, kadang disertai serbuk hitam.

Belum lagi, limbah cairan dari pabrik ini langsung dibuang ke sungai.

Halaman
1234
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved