Pilpres 2019

TNI-Polri Bakal Sweeping Kendaraan, Ribuan Personel Kawal Sidang Mahkamah Konstitusi

Pihak Kepolisian akan mengamankan Pilpres 2019 jelang putusan Mahkamah Konstitusi. Jelang putusan hasil Pilpres 2019 makin panas.

TNI-Polri Bakal Sweeping Kendaraan, Ribuan Personel Kawal Sidang Mahkamah Konstitusi
HO - Pendam VI/Mlw.
ILUSTRASI - Ratusan Personel gabungan TNI-Polri dengan penuh semangat mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2019. Jelang putusan Mahkamah Konstitusi soal Pilpres 2019 akan ada pengamanan ketat dari TNI-Polri. 

TRIBUNKALTIM.CO, KARAWANG - Jelang putusan Mahkamah Konstitusi soal Pilpres 2019 akan ada pengamanan ketat.

Pihak Kepolisian yang diabntu juga TNI akan mengamankan agar proses pengumuman putusan Mahkamah Konstitusi bisa berjalan tertib dan aman. 

Sebanyak 1.100 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan "sweeping" kendaraan menuju Jakarta yang hendak menuju ke Mahkamah Konstitusi.

Personel TNI-Polri tersebut merupakan bagian dari petugas yang disiagakan dalam pengamanan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang digelar pada 14 Juni di MK, di Jakarta.

Sweeping bakal dilakukan terhadap kendaraan yang masuk dan keluar Karawang menuju Jakarta.

Tujuannya untuk menghalau massa yang akan ke Jakarta.

"Imbauan juga kita sudah lakukan agar masyarakat tetap di Karawang.

Percayakan saja seluruh keputusanya kepada pimpinan sidang MK, mari kita jaga keamanan ini bersama-sama," kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 0604 Karawang, Letkol Inf Endang Sumardi, usai menggelar apel kesiapan pengamanan PHPU di Mapolres Karawang, Kamis (13/6/2019).

Endang mengatakan, belum bisa memprediksi jumlah massa dari Karawang yang bakal berangkat ke Jakarta.

"Sejauh ini (siapa saja) pergerakan yang akan berangkat belum A1," katanya.

Halaman
123
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved