Berita Video

VIDEO Inilah Sosok 2 Pembunuh Marco Fernando Mancini yang Beraksi di Jalanan Balikpapan

Dua pelaku penganiayaan yang berujung tewasnya Marco Fernando Mancini akhirnya dibekuk polisi, Rabu (12/6/2019).

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Terungkap sudah siapa pembunuh Marco Fernando Mancini (31).

Dua pelaku penganiayaan yang berujung tewasnya Marco Fernando Mancini akhirnya dibekuk polisi, Rabu (12/6/2019).

"Benar sudah kami amankan kedua pelaku. Saat ini masih diamankan di kantor Polsek Balikpapan Utara," kata Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra melalui Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat.

Kedua pelaku saat ini berada di ruang opsnal Buser Polsek Balikpapan Utara.

Mereka sedang dilakukan pemeriksaan intensif. Hingga kini kedua pelaku belum bisa ditemui awak media.

"Sabar ya, segera akan kita rilis," tutur Makhfud.

Sebelumnya seorang saksi mata, Paijo (20) menuturkan, dia masih mengingat dengan jelas bagaimana motor korban, Marco (31) ditendang, lalu pelaku dengan bengisnya menganiaya dengan besi motor hingga tewas.

Paijo, adalah salah satu saksi mata kejadian penganiayaan yang berujung tewasnya korban, Rabu (12/6/2019) sekitar pukul 01.30 Wita di Jalan Soekarno Hatta KM2 Balikpapan Utara, Kalimantan Timur.

Paijo didampingi rekannya Andre (30) mengatakan, saat itu mereka berada di lokasi kejadian, tepatnya di pinggir jalan.

Korban yang mengendarai motor Yamaha F1 ZR KT 5053 MZ melaju dari arah Muara Rapak menuju Batu Ampar.

Kala itu korban dipepet pengendara motor lainnya yang merupakan pelaku penganiayaan.

Tiba-tiba motor korban ditendang hingga ia bersama kendaraannya jatuh ke aspal.

Korban dan motor sempat terseret sekira 10 meter.

Kontan Paijo yang melihat kejadian itu bersama beberapa warga di sekitar lokasi kejadian langsung bereaksi.

Mereka berusaha menolong korban yang jatuh tak berdaya di samping motor.

Namun di saat yang sama kedua orang pelaku yang menendang motor korban balik arah.

Mereka memutar ke arah korban.

Keduanya dengan cepat mendatangi korban yang tersungkur di aspal.

Tak peduli dengan warga yang berkumpul, salah satu di antara pelaku mengangkat besi yang diduga merupakan shock motor.

Mereka sempat mengancam warga yang hendak menolong dengan mengangkat benda tumpul itu.

"Saya itu sudah mau angkat korban itu, mas. Di tanjakan itu pelaku balik arah datangi korban. Saya langsung didorong dua orang itu. Gak berkata-kata, cuma ada besi di tangannya," beber Paijo.

"Itu memang sudah mereka bawa. Ditaruh di tengah-tengah motor, mas. Dipegang sudah itu," sambungnya.

Lantaran memegang senjata, warga tak berani mendekati pelaku yang kalap memukul kepala menggunakan besi motor sambil menginjak-injak korbannya.

"Membabi-buta pokoknya. Itu gak sampai semenit. Cepat sekali mereka mukul pakai besi motor, begini. Kemudian langsung pergi saat lihat korban tak berdaya," katanya sambil memperagakan saat pelaku menganiaya korban.

Ditambahkan Andre, ia langsung melapor piket jaga kantor Paldam VI.

Tubuh korban sudah tak berdaya bersimbah darah.

Dirinya dan warga sekitar langsung memindahkan tubuh korban yang semula berada persis di tengah jalan ke pinggir, persis di depan parkiran toko elektronik.

"Kepalanya itu, mas, yang memang disasar pelaku. Sadar mereka, gak mabuk, ngelakukan itu," ucapnya.

"Mereka tancap gas ke arah kilo. Kalau gak salah motornya Beat, platnya yang  kurang lihat," tambahnya.

Tak lama berselang polisi Polsek Balikpapan Utara datang ke lokasi kejadian.

Mereka melakukan olah TKP, sementara korban yang sudah tak bernyawa dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Simak videonya:

Subscribe official YouTube Channel:

Baca juga:

Fadel Islami Posting Foto Ibunda, Wajah Mertua Muzdalifah Jadi Sorotan, Disebut Lebih Modis dan Gaul

Pria di Lumajang Ini Gadaikan Istrinya Seharga Rp250 Juta, Dikembalikan Setelah Utang Lunas

Tak Sudi Dimutasi ke di Liga 2 2019, Pemain Muda Ini Pilih Hengkang dari Persib Bandung

Bekas Panglima TNI Gatot Nurmantyo Ungkap Gerak Kopassus Tumpas Basis Musuh, Cukup 3 Personel Tuntas

7 Fakta B.I Keluar dari iKON, Pengedar Takut dengan Bos YG Entertainment hingga Hanbin Menghilang

Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved