Pilpres 2019

Bambang Widjojanto Ungkap Kejanggalan Dana Kampanye Pasangan Jokowi-Maruf Amin, Soroti NPWP Donatur

Bambang Widjojanto ungkap kejanggalan dana kampanye pasangan Jokowi-Maruf Amin, dari harta kekayaan hingga penyumbang dana jadi sorotan, ini faktanya

Bambang Widjojanto Ungkap Kejanggalan Dana Kampanye Pasangan Jokowi-Maruf Amin, Soroti NPWP Donatur
Tribunnews/ Gita Irawan
Kuasa hukum calon Presiden dan calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto bersama Denny Indrayana dan Iwan Satriawan mendatangi Mahkamah Konstitusi pada Senin (10/6/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto membeberkan sejumlah hal yang dianggap janggal terkait dana kampanye pasangan Jokowi-Maruf Amin.

Bambang Widjojanto setidaknya membeberkan tiga hal yang terkait kejanggalan itu.

Hal itu disampaikan Bambang Widjojanto dalam tayangan YouTube Macan Idealis.

"Ada salah satu yang menarik, soal dana kampanye dari pak Jokowi," katanya seperti dilansir dari tayangan YouTube Macan Idealis, Kamis (13/6/2019).

Bambang Widjojanto lantas membeberkan kejanggalan pertama.

Ia menyebut bahwa ada kejanggalan pada sumbangan dana kampanye dari Jokowi.

Bambang Widjojanto menjelaskan, Jokowi memberikan sumbangan dana kampanye dalam bentuk uang dan barang.

Uang dana kampanye dari Jokowi, kata Bambang Widjojanto sekira Rp 19 miliar.

Ada pun dalam bentuk barang senilai Rp 25 miliar.

Bambang Widjojanto pun merasa janggal dengan jumlah dana sumbangan Jokowi yang terbilang besar itu.

Bambang Widjojanto.
Bambang Widjojanto. (YouTube Macan Idealis)

Sebab, kata dia, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), harta kekayaan Jokowi berupa setara kas berjumlah Rp 6.109.235.704.

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved