Banjir Landa Kampung Ujoh Bilang Mahulu. Puluhan Rumah Terendam

Puluhan rumah warga di Ibu Kota Mahulu, Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, terendam banjir setinggi 1 meter hingga 1,5 meter sejak, Kamis

Banjir Landa Kampung Ujoh Bilang Mahulu. Puluhan Rumah Terendam
TribunKaltim.Co/Febriawan
BANJIR: kondisi terkini kampung Ujoh Bilang, Mahulu. Puluhan rumah warga terendam banjir akibat meluapnya debit air sungai Mahakam, Jumat 14/6/2019. 

TRIBUNKALTIM.CO ,UJOH BILANG - Puluhan rumah warga di Ibu Kota Mahulu, Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, terendam banjir setinggi 1 meter  hingga 1,5 meter sejak, Kamis (14/6/2019).

Banjir tersebut diakibatkan menyusul hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah di Mahulu, dalam sepekan ini. Sehingga membuat debit air sungai Mahakam meluap

Ketinggian air terparah di wilayah itu, misalnya di bagian hilir kampung RT 10 dan 111 air setingggi dada orang dewasa sudah menggenangi puluhan rumah warga di daerah tersebut.

BANJIR: kondisi terkini kampung Ujoh Bilang, Mahulu. Puluhan rumah warga terendam banjir akibat meluapnya debit air sungai Mahakam, Jumat 14/6/2019
BANJIR: kondisi terkini kampung Ujoh Bilang, Mahulu. Puluhan rumah warga terendam banjir akibat meluapnya debit air sungai Mahakam, Jumat 14/6/2019 (TribunKaltim.Co/Febriawan)

Banjir tersebut juga membuat aktivitas warga menjadi lumpuh. Banyak perabot rumah warga mengalami kerusakan dan barang-barang lainnya hanyut.

Adhy seorang warga Kampung Ujoh Bilang RT 11 mengatakan , banjir mulai menerjang rumah-rumah warga sejak pukul 17.00 Wita, Kamis 13/6/2019, dan terus naik pada pukul 20.00 Wita  tadi malam.

“Airnya mulai naik sejak kemarin sore, dan terus naik hingga tadi malam,” jelasnya.

Ia mangaku banjir tersebut merupakan agenda tahunan yang bila musim hujan melanda wilayah tersebut yang mengakibatkan debit air sungai Mahakam naik.

“Kami hanya pasrah, banyak barang-barang warga yang rusak akibat terendam banjir dan banyak juga yang hanyut,” jelasnya.

Ia mengaku, banjir yang terjadi di Ujoh Bilang tersebut merendam lebih dari 50 rumah warga. Banyak warga bahkan memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman. Namun, setelah banjir surut, warga kembali lagi ke rumahnya.

“Banjirnya tadi setinggi satu meter, banyak anak-anak yang harus diungsikan,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Febriawan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved