Pengungsi di Gedung PKK, Membutuhkan Selimut dan Alas Tidur

Pemerintah Kota Samarinda mulai melakukan berbagai upaya agar warga terdampak banjir bisa tertolong, baik memberikan bantuan makanan

Pengungsi  di Gedung PKK, Membutuhkan Selimut dan Alas Tidur
TribunKaltim.CO/Cahyo Wicaksono Putro
Korban banjir yang mengungsi di Gedung PKK Pemkot Samarinda, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO ,SAMARINDA -Pemerintah Kota Samarinda mulai melakukan berbagai upaya agar warga terdampak banjir bisa tertolong, baik memberikan bantuan makanan hingga bantuan medis.

Untuk di setiap posko telah aktif para medis dari puskesmas dari masing-masing kecamatan, yang terdampak banjir.

Dr. Mirza Syarischa, selaku petugas medis di Puskesmas Samarinda Ulu, telah bertugas di posko yang berada di Gedung  PKK Jalan  Ruhui Rahayu menuturkan, dari 200 pengungsi yang terdata sekitar 47 terserang penyakit.

"Banyak warga yang sudah terjangkit penyakit akibat banjir dan didominasi anak-anak. Dari 200 pengungsi yang ada sekarang, perharinya ada sekitar 47 warga yang berobat," ucap Dr. Mirza, Jumat (14/6/2019).

Mirza mengatakan,  di kondisi saat ini, yang dapat  dilakukan adalah bagaimana meringankan beban warga terdampak banjir, dengan cara memberikan pengobatan yang teliti.

Dan rata-rata hampir 50 persen warga terserang demam, penyakit kulit dan nyeri.

"Ketersediaan obat saat ini masih aman, kita berusaha semampunya memberikan pelayanan bagi warga. Apalagi warga yang sudah berumur kebanyakan terserang penyakit kulit dan nyeri badan.

Untuk yang anak-anak kebanyakan demam, karena bermainnya bersentuhan dengan air," katanya.

Dirinya menerangkan, saat ini yang dibutuhkan  para pengungsi, adalah selimut dan alas tidur.

Dan untuk anak-anak sangat membutuhkan makanan ringan, untuk mengisi perut, agar tidak kosong   yang dapat  mengakibatkan mual.

Halaman
12
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: samir paturusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved