Satpol PP Kutim Tertibkan 30 Kios Buah dan BBM, Dua Hari Dapat Teguran tak Digubris

“Dari kemarin diperingati, ndak juga dihiraukan. Dulu sudah juga sempat dibongkar, eh kembali lagi berjualan di trotoar”

Satpol PP Kutim Tertibkan 30 Kios Buah dan BBM, Dua Hari Dapat Teguran tak Digubris
Tribunkaltim.co, MARGARET SARITA
Penertiban PKL di sekitar pasar Teluk Lingga Jalan Yos Sudarso III Kecamatan Sangatta Utara_ 

TRIBUNKALTIM.CO,  SANGATTA – Penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Yos Sudarso I-IV terus dilakukan jajaran Satpol PP Kutim. Tak hanya pagi hari, sore pun dilakukan hal yang sama.

Tak sedikit kios buah dan BBM serta es yang bandel langsung ditertibkan dengan paksa. Kiosnya yang menjangkau trotoar dibongkar paksa.

Penertiban PKL di sekitar pasar Teluk Lingga Jalan Yos Sudarso III Kecamatan Sangatta Utara
Penertiban PKL di sekitar pasar Teluk Lingga Jalan Yos Sudarso III Kecamatan Sangatta Utara (Tribunkaltim.co, MARGARET SARITA)

Seperti yang dilakukan di kawasan Teluk Lingga. Sebuah kios buah sudah dua hari berturut-turut mendapat peringatan. Namun, sampai Jumat (14/6), sebagian barang dagangannya menempati trotoar yang berada di depan lapaknya. Alhasil, mau tak mau, atap dan terpal yang menutupi kios tersebut dibongkar.

“Dari kemarin diperingati, ndak juga dihiraukan. Dulu sudah juga sempat dibongkar, eh kembali lagi berjualan di trotoar,” ungkap salah seorang petugas Satpol PP Kutim yang ikut membongkar kios PKL di wilayah Teluk Lingga.

Penertiban PKL di sekitar pasar Teluk Lingga Jalan Yos Sudarso III Kecamatan Sangatta Utara
Penertiban PKL di sekitar pasar Teluk Lingga Jalan Yos Sudarso III Kecamatan Sangatta Utara (Tribunkaltim.co, MARGARET SARITA)

Tak hanya itu, pedagang buah yang menaruh lapak dorongnya di trotoar depan pasar Teluk Lingga pun tak luput dari penertiban. Lapak dorong berisi aneka buah lokal, seperti pisang, papaya, jambu dan nanas itu diminta pindah ke dalam pasar atau tempat lain yang bisa menjadi tempat berjualan.

Kepala Satpol PP Kutim, Didi Herdiansyah mengatakan pihaknya akan terus melakukan penertiban. Bahkan kalau perlu setiap hari. Agar tidak ada pedagang yang main kucing-kucingan seperti ini. Hari ini patuh, karena diperingatkan, besok diulang lagi.

“Kita ingin, semua pedagang itu paham, dimana mereka bisa berjualan dimana tidak. Jadi kalau bukan di tempatnya, pasti kita bongkar. Karena melanggar aturan daerah juga keindahan kota. Kita ini hanya menegakkan Perda Kutai Timur Nomor 17 tahun 2013 tentang pedagang kaki lima,” ungkap Didi Herdiansyah.

Hingga hari ini, menurut Didi Herdiansyah, sudah lebih 30 kios buah, BBM maupun pedagang minuman segar yang berjualan di atas trotoar jalan protokol di Sangatta, ditertibkan jajarannya.

Baca Juga

Samarinda Ibarat Kantong Air, Semua Saluran Tersumbat, Surut pun Lama Akhirnya Rumah Warga Tergenang

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved