Takut Dilacak, Handpone Hasil Jambret Malah Dipukul Pakai Batu

Fahry (29) alias Iyong galau saat bongkar tas hasil jambretnya pada, Rabu (12/6/2019) malam. Tas tersebut berisi telepon pintar merek Iphone 7 plus.

Takut Dilacak, Handpone Hasil Jambret Malah Dipukul  Pakai Batu
TribunKaltim.Co/Muhammad Fchri Ramadhani
Pelaku Jambret, Fahry

TRIBUNKALTIM.CO ,BALIKPAPAN - Fahry (29) alias Iyong galau saat bongkar tas hasil jambretnya pada, Rabu (12/6/2019) malam. Tas tersebut berisi  telepon pintar merek Iphone 7 plus.

Penyebab kegalauan Fahry tanpa sebab. "Takut dilacak, pak," tutur warga yang tinggal di Pasar Baru, Klandasan Balikpapan Kota.

Iyong sempat berpikir lama. Sebelum akhirnya ia mengambil batu kemudian menumbuk smart phone tersebut hingga hancur.

"Saya cuma nyalakan (HP) sekali aja, habis itu matikan. Habis itu hancurin batu. Juga saya buang ke paret. Tapi saya ambil lagi," katanya.

barang bukti hasil jambret
barang bukti hasil jambret (TribunKaltim.Co/Muhammad Fchri Ramadhani)

Sementara tas korban dibuangnya, yang hilang entah kemana. Kepada Tribunkaltim.co, Iyong mengaku terpaksa berbuat jahat lantaran sedang bermasalah dengan istrinya di rumah. Ia berencana mau kabur dari rumah.

"Ada masalah sama istri mau minggat. Rencana mau jual, buat makan dan kebutuhan aja, pak," tuturnya.

Saat ditanya berapa kali beraksi? Awalnya Iyong mengaku hanya sekali. Namun, tak lama kemudian pengakuan tersebut berubah.

"Ada sebelum ini juga, pak. Pas puasa. Saya jambret HP anak-anak di Sepinggan itu. Saya lihat dia naik sepeda pegang HP ditangan, ya saya tarik," tuturnya.

Belakangan diketahui motor Scoopy KT 4716 ZL yang dikendarai pelaku merupakan kendaraan rental. Ia menyewa kendaraan tersebut sebelum beraksi.

"Itu saya ambil pakai KTP ipar saya. Bukan buat itu (jambret), pak. Itu kan saya mau lari ada masalah di rumah," kelitnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: samir paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved