TERPOPULER - Kapolri Mengaku tak Nyaman Periksa Purnawirawan TNI, Panglima TNI Angkat Bicara

Pasca kerusuhan 22 Mei kemarin, sejumlah purnawiran TNI terseret kasus hukum. Mereka diduga terilibat dalam upaya dugaan makar

TERPOPULER - Kapolri Mengaku tak Nyaman Periksa Purnawirawan TNI, Panglima TNI Angkat Bicara
(Kompas TV)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didamping Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (18/4/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO - Pasca kerusuhan 22 Mei kemarin, sejumlah purnawiran TNI terseret kasus hukum.

Mereka diduga terilibat dalam upaya dugaan makar kepada Pemerintah. 

Menghadapi hal tersebut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akhirnya angkat bicara soal proses hukum yang menyeret sejumlah nama purnawirawan TNI.

Hadi menegaskan, TNI dan Polri tetap solid setelah adanya dugaan keterlibatan purnawirawan TNI dalam kasus makar kepemilikan senjata.

Hadi menekankan terseretnya beberapa nama purnawirawan tidak akan mengganggu sinergitas TNI dan Polri yang sudah terjalin harmonis.

"Seperti yang diketahui soliditas TNI-Polri sampai sekarang terus berjalan baik.

Mulai dari Babinsa dan Babin Kamtibmas ini adalah salah satu bentuknya," ujar Hadi di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Kamis (13/6/2019), dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, Hadi menjelaskan bahwa untuk purnawirawan sudah memiliki wadah tersendiri dan berada di luar institusi TNI.

Seperti diketahui, Polri telah menetapkan tersangka kepada Mayjen (Purn) Soenarko, Mayjen (Purn) Kivlan Zen, dan beberapa desersi TNI dalam kasus percobaan pembunuhan terhadap beberapa tokoh nasional.

Kivlan menjadi tersangka makar dan kepemilikan senjata api.

Halaman
1234
Penulis: Januar Alamijaya
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved