Tiap Hari, ACT Distribusikan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Samarinda

Hingga kini, pemerintah setempat memberikan peringatan dini kepada warga Samarinda untuk terus waspada hujan deras disertai angin kencang

Tiap Hari, ACT Distribusikan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Samarinda
HO - Aksi Cepat Tanggap
Berdasarkan data dari BPBD Kota Samarinda, terdapat 13 kelurahan, 5 Kecamatan, 17.485 KK dan 56.123 Jiwa yang menjadi korban terdampak banjir. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) hadir melakukan pendampingan membantu korban banjir di Samarinda, ibu kota Kalimantan Timur.

Hingga hari ke-8 pasca Lebaran Idul Fitri, kebutuhan dasar untuk korban banjir sudah didistribusikan.

Nuraini, Ketua MRI-ACT Kaltim menyatakan bahwa tiap harinya tim telah melakukan pendistribusian ribuan makanan siap santap, obat-obatan, dan bantuan logistik lainnya ke titik-titik bencana.

"Lebih dari 700 nasi bungkus sudah dibagikan hari ini. Kebutuhan yang masih dibutuhkan adalah perlengkapan bayi dan obat-obatan," ungkapnya.

Respons bencana yang dimaksimalkan oleh tim ACT dan MRI pun dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Respons bencana yang dimaksimalkan oleh tim ACT dan MRI pun dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. (HO - Aksi Cepat Tanggap)

Respons bencana yang dimaksimalkan oleh tim ACT dan MRI pun dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Suminah (95), yang tinggal di JalanGelatik, Gang Titian 2 mengungkapkan bahwa tinggi banjir lebih dari 1 meter yang telah menggenang rumahnya membuat aktivitas kesehariannya lumpuh.

"Kegiatan saya sehari-hari biasanya jualan sayur, kue, atau apa saja. Banjir sebelumnya gak pernah separah ini, biasanya gak sampai ngungsi. Saya di sini gak ada keluarga, gak punya anak, saya sendirian di sini," katanya.

"Saya sering dibantu-bantu dengan tetangga saya, kalo sekarang pas banjir Alhamdulillah, sering dibantu-bantu tim di posko ini. Alhamdulillah semua kebutuhan terpenuhi, kayak makanan hingga obat-obatan," lanjut Suminah.

Ketua MRI-ACT Kaltim menyatakan bahwa tiap harinya tim telah melakukan pendistribusian ribuan makanan siap santap, obat-obatan, dan bantuan logistik lainnya ke titik-titik bencana.
Ketua MRI-ACT Kaltim menyatakan bahwa tiap harinya tim telah melakukan pendistribusian ribuan makanan siap santap, obat-obatan, dan bantuan logistik lainnya ke titik-titik bencana. (HO - Aksi Cepat Tanggap)

Hingga kini, pemerintah setempat memberikan peringatan dini kepada warga Samarinda untuk terus waspada hujan deras disertai angin kencang dan kilat/petir di wilayah Samarinda terutama pagi hingga siang hari.

Selain itu, masa tanggap darurat pun diperpanjang hingga tanggal 21 Juni 2019.

Berdasarkan data dari BPBD Kota Samarinda, terdapat 13 kelurahan, 5 Kecamatan, 17.485 KK dan 56.123 Jiwa yang menjadi korban terdampak banjir. (*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved