Berita Video

VIDEO Larut Malam, Tim SAR Distribusikan Nasi Bungkus dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Samarinda

Kendati sudah cukup larut malam, dengan kondisi air masih cukup tinggi, tak membuat personel SAR, relawan, mahasiswa, dan pihak lainnya berhenti

Dengan penuh sabar, personel gabungan yang ada memberikan apa yang dibutuhkan warga.

Jika tidak ada, permintaan maaf pun keluar dari personel yang ada.

"Maaf bu, obat tekanannya tidak ada," ucap salah satu personel relawan wanita yang ikut serta dalam pendistribusian.

Bahkan, hingga sekitar pukul 22.30 Wita, sejumlah warga masih ada yang berdatangan ke posko meminta kebutuhannya, seperti pembalut dan popok, serta obat-obatan.

Kepala Unit Siaga SAR Samarinda, Dede Hariana menerangkan, pihaknya akan berupaya tetap mendistribusikan logistik ke warga, kendati di malam hari.

Pendistribusian didukung penerangan yang seadanya, karena sejak hari pertama banjir, listrik telah dipadamkan.

"Bergantian, jadi kami bersama sejumlah potensi, relawan, mahasiswa, unsur lainnya tetap akan melakukan distribusi, apalagi jika nasi bungkus masih ada, kami akan masuk ke gang-gang, cari warga yang membutuhkan," terangnya.

Untuk diketahui, memasuki hari kesembilan banjir, air di sejumlah wilayah belum juga mengering.

Namun, dari pantauan Unit Siaga SAR Samarinda, setiap harinya air mengalami penurunan mencapai 5-10 cm.

Simak videonya:

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved