X-Men: Dark Phoenix Mendapatkan Respon dan Kritik dari Kritikus. Begini Responnya.

X-Men: Dark Phoenix merupakan seri akhir dari jagad mutannya dunia Marvel. Film adaptasi dari Marvel Comics merupakan seri terakhir dari para mutan.

X-Men: Dark Phoenix Mendapatkan Respon dan Kritik dari Kritikus. Begini Responnya.
TribunKaltim.CO/HO/KOMUNITAS MARVEL INDONESIA REGIONAL BALIKPAPAN
Anggota Komunitas Marvel Indonesia Regional Balikpapan foto bareng dalam kegiatan nobar di beberapa film adaptasi Marvel Comics. Di X-Men Dark Phoenix ini komunitas tersebut juga mengadakan nobar pada Jumat malam ini. 

TRIBUNKALTIM.CO ,BALIKPAPAN - X-Men: Dark Phoenix merupakan seri akhir dari jagad mutannya dunia Marvel.  Film adaptasi dari Marvel Comics merupakan seri terakhir dari para mutan.

Cerita ini menceritakan para mutan yang dipimpin oleh Charles Xavier (James McAvoy) dan para mutan. Cerita diawali di tahun 90an di mana para mutan yang berada di sekolah khusus milik Charles ini mendapatkan misi menyelamatkan para astronot di luar angkasa.

Kondisi hubungan antara mutan dan manusia di kala itu cukup harmonis. Bahkan para manusia meminta tolong kepada mutan untuk melaksanakan sebuah misi yang tidak bisa dilakukan manusia biasa.

Tim yang beranggotakan para X-Men ini mendapatkan misi menyelamatkan astronot dari luar angkasa. Disaat misi penyelamatan tersebut Jean terkena semburan matahari yang cukup kuat.

Dari semburan tersebut Jean mendapatkan kekuatan kosmik yang membuatnya kehilangan kendali untuk mengendalikan kekuatannya.

Bahkan kekuatan Phoenix yang pernah terlihat di seri X-Men: Apocalypse ini mendadak menjadi sebuah kekuatan yang memiliki daya hancur yang tinggi.

Disitulah peran para X-Men mencegah kerusakan yang lebih parah lagi dari kekuatan tersebut.

Film yang baru tayang di Indonesia hari ini, Jumat (14/6/2019) ini telah mendapatkan respon dari penikmat film dan kritikus film.

Dari beberapa ulasan yang didapat, mayoritas memberikan nilai negatif terhadap film sutradara Simon Kinberg ini.

Rafer Guzman dari Newsday dikutip dari laman Rotten Tomatoes mengatakan jika film ini merupakan film dengan sajian kualitas rendah dari beberapa film X-Men lainnya.

Halaman
123
Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: samir paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved