Kebijakan Impor Ayam Indonesia Dipersoalkan Brasil, Diadukan Sampai ke Tingkat WTO Lantaran Hal Ini

WTO diminta oleh Brasil untuk dilakukan penyelidikan soal impor unggas dari Brasil. Pergerakan impor unggas dari Brasil ke negara Indonesia ditanyakan

Kebijakan Impor Ayam Indonesia Dipersoalkan Brasil, Diadukan Sampai ke Tingkat WTO Lantaran Hal Ini
Tribunkaltim.co/ZAINUL
Ayam potong yang dijual pedagang di Pasar Klandasan, Balikpapan, Kalimantan Timur. WTO diminta oleh Brasil untuk dilakukan penyelidikan soal impor unggas dari Brasil. Pergerakan impor unggas dari Brasil ke negara Indonesia dipertanyakan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAO PAULO - Pergerakan impor unggas dari Brasil ke negara Indonesia dipertanyakan oleh Brasil. Persoalan impor unggas ayam jadi bahasan organisasi perdagangan internasional.

Belum lama ini, WTO diminta oleh Brasil untuk dilakukan penyelidikan soal impor unggas dari Brasil

Pemerintah Brasil secara resmi menyodorkan kepada Organisasi Perdagangan Dunia World Trade Organization (WTO) untuk lakukan pembukaan panel untuk menyelidiki kebijakan Indonesia mengenai impor unggas dari Brasil

Brasil memenangkan kasus melawan Indonesia di WTO pada 2017, tetapi negara Amerika Selatan itu berpendapat bahwa keputusan WTO tidak pernah diterapkan oleh Indonesia.

Selama ini Indonesia dianggap terus memblokir impor ayam dari perusahaan asal Brasil.

Menteri Keuangan negara G20 peringatkan risiko perang dagang terhadap ekonomi global
Brasil tidak diperbolehkan mengekspor unggas ke Indonesia.

Alasannya karena tidak memiliki sertifikasi sanitasi internasional atau sertifikat halal yang perlu dikeluarkan oleh pemerintah negara Islam.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertanian mengatakan, tim inspektur dari Indonesia mengunjungi pabrik pengolahan daging di Brasil tahun lalu.

Tetapi belum merilis dokumentasi apa pun tentang inspeksi tersebut.

"Peraturan WTO mengatakan suatu negara tidak dapat menunda tanpa batas waktu penerbitan otorisasi sanitasi," tulis Kementerian Pertanian seperti dikutip Reuters, Jumat (14/6/2019). 

Halaman
123
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved