Pemilu 2019

Nasib Partai Hanura di Pemilu 2019 tak Lolos DPR, Mencuat Usulan Ganti Bendera dan Nama

Partai Hanura Inas Nasrullah Zubair mengusulkan agar partainya segera melakuan pembenahan dengan mengganti nama dan bendera partai.

Nasib Partai Hanura di Pemilu 2019 tak Lolos DPR, Mencuat Usulan Ganti Bendera dan Nama
Tribun Kaltim/Budhi Hartono
ILUSTRASI - Partai Hanura kepengurusan di wilayah Kalimantan Timur. Partai Hanura Inas Nasrullah Zubair mengusulkan agar partainya segera melakuan pembenahan dengan mengganti nama dan bendera partai. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA — Keberadaan Partai Hanura saat ini sedang berada dalam ambang tenggelam setelah dalam eksistensinya di Pemilu 2019 tidak lagi mampu tembus ambang batas parlemen. 

Posisi Partai Hanura di Pemilu 2019 bisa dikatakan hasilnya buruk, tidak maksimal hal ini membuat Partai Hanura pun akan kesulitan melanjutkan sepak terjangnya. 

Berhembus kabar Partai Hanura bakal ada pergantian dalam keorganisasian partai politik. 

Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubair mengusulkan agar partainya segera melakuan pembenahan dengan mengganti nama dan bendera partai.

Menurut dia, perombakan dan pembenahan besar-besaran ini perlu dilakukan mengingat Hanura saat ini gagal mendapat kursi di DPR karena perolehan suara yang anjlok di Pemilu 2019, pemilihan legislatif.

Hanura hanya mendapat 2.161.507 suara atau 1,54 persen dalam Pileg, jauh dari ambang batas lolos ke DPR sebesar 4 persen.

"Kalau saya pribadi mengusulkan kami ganti nama dan ganti bendera," kata Inas kepada Kompas.com, Senin (17/6/2019).

Suara Partai Pemilu 2019: Nasdem Melonjak Tinggi, Partai Hanura Terjun Bebas

Selain untuk membenahi citra partai, menurut Inas, pergantian nama dan bendera ini penting karena sebelumnya terjadi konflik internal di tubuh Hanura.

Partai yang didirikan oleh Wiranto ini pecah menjadi dua kepengurusan.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved