5 Fakta Perilaku Pelaku Pelecehan di Samarinda, Kerja di Ibu Korban Sampai Beri Korban Uang

Diduga pelaku sodomi ini adalah seorang pria, bernama Robinson RL. Sejauh ini korban yang melaporkan ke Kepolisian ada dua korban.

"Kalau ada anak-anak main, dia ikut bergabung. Ini dilakukannya untuk mengamati anak yang menurutnya dapat dibujuk rayu," ujarnya. 

Bisa didefiniskan, perilaku hal ini bisa disebut dengan gejala pedofilia. 

CABUL - Pelaku kekerasan seksual terhadap anak diamankan unit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Senin (17/6/2019).
CABUL - Pelaku kekerasan seksual terhadap anak diamankan unit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Senin (17/6/2019). (tribunkaltim.co/Christoper D)

 3. Pelaku pelecehan Bukan Pengangguran 

Sehari-harinya si pelaku pelecehan ini bukan seorang pengangguran namun bekerja sebagai tenaga pengaman atau security di sebuah komplek pergudangan. 

Keseharian pelaku pelecehan diisi dengan pekerjaan sebagai security, bukan orang yang tidak punya agenda harian. 

4. Pelaku pelecehan Kerja dengan Keluarga Korban pelecehan

Selain sebagai security, si pelaku pelecehan ini juga bekerja dengan keluarga korban pelecehan. Robinson,  dipercaya oleh ibu korban pelecehan untuk bekerja di tempat usaha ibu korban pelecehan, si Robinson berposisi jadi kurir. 

Karena bekerja jadi kurir di usaha ibu korban pelecehan maka saban hari si pelaku pelecehan ini sering datang ke rumah korban, dan saat itu tidak ada yang curiga jika si Robinson bakal berperilaku seks menyimpang, pelecehan. 

"Ibu korban ini punya usaha, jadi dia ikut kerja jadi kurir. Makanya sering ke rumah," ungkap salah satu keluarga korban. 

ILUSTRASI - Bocah korban kekerasan seksual, sang korban ingin tak ada lagi kejadian terulang. Di Kota Samarinda ada sejumlah anak-anak menjadi korban perilaku seksual menyimpang, sodomi. Kini pelaku sodomi sudah diamankan pihak Kepolisian, Reskrim Polsek Samarinda Kota pada Senin (17/6/2019). (Tribunkaltim.co/ilo)
ILUSTRASI - Bocah korban kekerasan seksual, sang korban ingin tak ada lagi kejadian terulang. Di Kota Samarinda ada sejumlah anak-anak menjadi korban perilaku seksual menyimpang, sodomi. Kini pelaku sodomi sudah diamankan pihak Kepolisian, Reskrim Polsek Samarinda Kota pada Senin (17/6/2019). (Tribunkaltim.co/ilo) 

5. Korban pelecehan Diberi Imbalan Uang Rp 2 Ribu sampai Rp 5 ribu

Halaman
1234
Penulis: Budi Susilo
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved