Ada Antrean Panjang Mengurus Persyaratan PPDB, Disdik Berau: Legalisir Kartu Keluarga Bisa Menyusul!

Syarat legalisir Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran dalam PPDB di Kabupaten Berau, warga di Berau antre panjang di Disdukcapil.

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Usai libur sekolah, kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur dipadati antrean warga.

Sebagian besar warga datang untuk meminta lembar pengesahan atau legalisir dari Disdukcapil, sebagai persayaratan Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB

Antrean ini masih terlihat oleh Tribunkaltim.co hingga hari Selasa (18/6/2019).

“Saya sejak kemarin bolak-balik ke sini. Karena ada berkas yang belum lengkap. Ditambah lagi, saya juga harus sambil kerja, jadi kemarin tidak sempat. Hari ini kembali lagi,” kata Heru, warga Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur.

Heru mengatakan, legalisir Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran, merupakan syarat agar anaknya diterima di sekolah yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Seperti diketahui, dalam PPDB ini, pemerintah mengalokasikan para pelajar sesuai dengan zonasi atau domisili calon peserta didik.

Untuk mencegah kekacauan saat PPDB, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau menerapkan persyaratan legalisir Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran untuk verifikasi.

Namun cara ini menyebabkan antrean panjang di kantor Disdukcapil.

Menanggapi persoalan ini, Pejabat Teknis PPDB, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Jumairi mengatakan, orangtua calon peserta didik cukup melampirkan fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan membawa KTP asli, dan kartu keluarga asli untuk verifikasi panitia PPDB.

“Tidak perlu melampirkan foto kopi kartu keluarga yang sudah dilegalisir, cukup fotokopinya saja. Tetapi saat pendaftaran kartu keluarga yang asli tetap dibawa,” jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved