Ibu Kota Baru

Ibu Kota Baru ternyata Bukan Dibangun Seperti Jakarta, Bappenas Sebut Bukit Soeharto Layak

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro meminta agar publik tidak membayangkan ibu kota baru akan seperti Jakarta.

TRIBUNKALTIM.CO - Rencana  pemerintah membangun Ibu kota negara dipindah ke luar pulau Jawa bukan lagi sekadar wacana dan akan segera direalisasikan,

Selain sudah diputuskan dalam rapat terbatas dengan sejumlah menteri, Senin (24/4/2019) lalu, Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi sudah langsung meninjau lokasi-lokasi yang dicalonkan menjadi lokasi Ibu Kota Negara baru.

Setidaknya ada tiga daerah yang disebut menjadi kandidat ibu kota baru, yakni Bukit Soeharto, Bukit Nyuling, dan Kawasan Segitiga Palangkaraya yang ketiganya berada di Pulau Kalimantan.

Namun seiring berjalannya waktu, rencana pemindahan ibu kota ini belum mengalami perkembangan berarti.

Bukit Soeharto layak jadi lokasi ibu kota baru

Presiden Joko Widodo menilai bahwa kondisi infrastruktur di Kalimantan, khususnya di bagian timur, cocok untuk menjadi calon ibu kota baru Indonesia.

Bahkan, nama Kalimantan Timur sudah muncul dalam studi sekitar 1,5 tahun ini. 

Tiga alasan Jokowi melirik Kalimantan Timur sebagai ibu kota baru ialah infrastruktur yang lengkap, fasilitas umum yang mendukung, serta terpisah dari pusat ekonomi dan bisnis.

Yang santer terdengar, pemerintah memimpikan nanti pusat ekonomi dan bisnis tetap di Jakarta, sementara ibu kota baru nanti hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan.

Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro saat diwawancarai Kompas.com di kantornya, Kamis (13/6/2019 lalu membeberkan perkembangan terkini seputar rencana ibu kota negara dipindah tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Doan Ebenezer Pardede
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved