Kebakaran di Tarakan

Kebakaran di Juata Laut Tarakan, PMI Tangani Banyak Ibu Hamil dan Sementara Tampung di Depan Masjid

PMI Kota Tarakan dalam peristiwa kebakaran di Juata Laut Kota Tarakan terus diupayakan bantuannya seperti ibu hamil & beri Rumah tinggal sementara.

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan Amrin Djamri Abdullah kepada Tribunkaltim.co pada Selasa (18/6/2019) pagi, menyatakan, sejauh ini tim PMI terus lakukan bala bantuan para korban kebakaran di Tarakan, Kalimantan Utara. 

Sepak terjang PMI Kota Tarakan dalam peristiwa kebakaran di Juata Laut Kota Tarakan terus diupayakan, seperti di antaranya evakuasi korban kebakaran hingga melakukan tindakan fasilitasi tempat nyaman dan aman bagi para pengungsi korban kebakaran.  

Berdasarkan data yang terhimpun PMI Kota Tarakan, terdata, ada sekitar ratusan warga harus kehilangan Rumah tinggalnya, tentu saja ini membuat kesulitan para korban kebakaran mendapatkan Rumah huni yang aman dan nyaman untuk berlindung. 

Si jago merah mengamuk, melahap Rumah warga di Juata Laut, Kota Tarakan pada malam hari saat orang-orang sebagian sudah banyak yang terlelap, bersantai dan sudah ada yang tidur di Rumah masing-masing.  

Amrin mengatakan, selain membantu korban meninggal dunia, para relawan PMI yang berada di lapangan juga membantu korban kebakaran.

Terutama melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan ibu-ibu yang sedang hamil dan satu orang yang mengalami pingsan.

“Ibu hamil yang kami periksa kondisi kesehatannya sudah membaik, termasuk orang yang pingsan sudah pulih kembali. Mereka (korban kebakaran) ada yang tinggal di Rumah keluarga terdekat ada juga yang memilih tinggal sementara di depan Masjid Al Hidaya Umar,” ucapnya.

Amrin mengungkapkan, dalam membantu mengevakuasi korban kebakaran, timnya ada yang membawa ke tempat penampungan sementara di depan Masjid Al Hidayah Umar.

“Di depan masjid itu Kodim 0907 Tarakan langsung membantu memasang tenda untuk korban kebakaran sebagai tempat pengungsian sementara, sambil menunggu koordinasi dengan Pemkot Tarakan,” ujarnya.

Petaka kebakaran di pemukiman penduduk yang padat di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara atau Kaltara membawa bencana, banyak yang mengalami kehilangan tempat tinggal, ratusan rumah hangus terbakar. 

Halaman
1234
Penulis: Junisah
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved