Pilpres 2019

Said Didu Blak-blakan Sebut Pejabat BUMN Dikategorikan Dalam 3 Kelompok, Termasuk Posisi Maruf Amin

Said Didu juga menyebut Calon Wakil Presiden (Cawapres) 01, Ma'ruf Amin, yang termasuk dalam satu di antara kelompok yang disebutkan.

tribunnews
Said Didu 

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu menjelaskan ada tiga kelompok pejabat di BUMN.

Said Didu juga menyebut Calon Wakil Presiden (Cawapres) 01, Ma'ruf Amin, yang termasuk dalam satu di antara kelompok yang disebutkan.

Hal itu disampaikan Said Didu melalui acara 'Fakta' di tvOne, dikutip TribunWow.com, Selasa (18/6/2019)

Mulanya, Said Didu mengatakan bahwa membicarakan jabatan di dalam BUMN selalu menjadi perdebatan.

Sebab, di dalam Undang Undang (UU) BUMN sendiri tidak dijelaskan dan disebutkan siapa pejabat di dalamnya.

"Ini selalu menjadi perdebatan karena di dalam UU BUMN tidak dijelaskan apa yang dimaksud dengan pejabat BUMN," ujar Said Didu.

"Nah pendapat hukum yang keluar sekarang itu selalu menafsirkan bahwa pejabat BUMN adalah orang yang menjabat di BUMN, itu penafsiran orang."

"Padahal di dalam UU BUMN tidak disebutkan pejabat BUMN itu siapa," sambungnya.

Bahkan, saat masih memiliki jabatan di BUMN, Said Didu juga mengaku bingung.

"Nah saya di tahun 2003 saat UU BUMN jadi, 2005 saya menjadi sekretaris kementerian BUMN saya termasuk yang bingung saat itu," kata Said Didu.

"Karena pada saat itu lahir UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), dan disebutkan bahwa yang wajib melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) adalah pejabat BUMN."

"Nah, di dalam UU BUMN tidak ada pejabat BUMN," imbuhnya.

Setelahnya ia memaparkan, bersama rekannya dalam BUMN dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akhirnya membuat penafsiran mengenai siapa yang dimaksud dengan pejabat BUMN.

Dijelaskan oleh Said Didu yang termasuk pejabat BUMN dikategorikan dalam tiga kelompok.

Baca juga :

Soal Jabatan Maruf Amin di BUMN Digugat di MK Sudah Tepat atau Tidak, Begini Tanggapan Mahfud MD

VIDEO - Program BUMN Mudik Bareng 2019, Ribuan Pemudik dari Kalimantan Timur Pulang Kampung Gratis

"Akhirnya kita di BUMN akhirnya membuat penafsiran bersama dengan KPK bahwa yang dimaksud pejabat BUMN ada tiga kelompok," ungkap Said Didu.

"Satu, Komisaris Dewan Pengawas dan Direksi BUMN."

"Kedua, Komisaris Dewan Pengawas dan Direksi anak perusahaan BUMN."

"Ketiga, pejabat satu tingkat di bawah direksi."

"Ini semua, pejabat ini dianggap pejabat BUMN yang harus melaporkan LHKPN," tambahnya.

Terkait itu, Said Didu kemudian menjelaskan soal posisi jabatan Ma'ruf Amin saat ini yang diduga masih memiliki jabatan di BUMN.

Ia menyatakan bahwa Ma'ruf Amin termasuk dalam kelompok kedua seperti yang telah disebutkannya.

"Nah Pak Ma'ruf Amin termasuk di dalam kelompok kedua yaitu Komisaris atau Dewan Pengawas atau Direksi anak perusahaan BUMN," jelas Said Didu.

Simak videonya:

Diketahui sebelumnya, jabatan Ma'ruf Amin hangat diperbincangkan setelah adanya laporan dari Ketua Tim Kuasa Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

Ma'ruf Amin diduga telah melanggar aturan pencalonan dalam pilpres lantaran dianggap masih menjabat sebagai petinggi di BUMN yakni Bank Mandiri Syariah dan BNI Syariah.

Baca juga :

Ada Jatah Menteri Bila PAN dan Demokrat Gabung ke Jokowi? Ini Kata Maruf Amin dan Airlangga Hartarto

Sampai Hari Ini, Honda Beri Penawaran Harga Khusus PNS dan Karyawan BUMN, Vario Potong Rp 800 Ribu

Namun demikian, Komisi Pemilihan Umum menegaskan bahwa Ma'ruf Amin telah lolos verifikasi cawapres meskipun menjabat sebagai Dewan Pengawas Syariah di BNI Syariah dan Mandiri Syariah.

Ma'ruf Amin dinyatakan memenuhi syarat, lantaran kedudukannya bukan sebagai pejabat maupun karyawan.

Kedua bank tersebut bukan pula termasuk BUMN atau BUMD.

Dilansir oleh Kompas.com, KPU juga melakukan klarifikasi ke lembaga-lembaga yang punya otoritas terhadap kedua bank tersebut.

Hasilnya, didapati bahwa Bank BNI Syariah dan Bank Mandiri Syariah adalah anak perusahaan, bukan merupakan BUMN atau BUMD.

Oleh karenanya, KPU pada tahap pendaftaran calon kemudian menyatakan Ma'ruf Amin memenuhi syarat sebagai cawapres.

Subscribe official Channel YouTube:

BACA JUGA:

Walau Telah Merintih Kesakitan, Pelaku Tetap Lanjutkan Menyodomi Korbannya

Laka Maut di Cipali, Sofian Rahadi Baru Tahu Ayah dan Adik Tewas Saat Lihat Bendera Kuning di Rumah

Bukan Kasus Prostitusi, Vanessa Angel Dituntut 6 Bulan Penjara atas Dugaan Penyebaran Konten Asusila

Tak Ingin Berdusta, Jubir BPN Ini Justru Sebut Prabowo-Sandi Bakal Kalah di Mahkamah Konstitusi

Harga Tiket Pesawat AirAsia Rute Jakarta-Singapura Rp 150.000, Bagaimana Maskapai Jenis Ini Untung?

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Said Didu Sebut Pejabat BUMN Dikategorikan Dalam 3 Kelompok, Ma'ruf Amin Masuk Kelompok Ini

Editor: Doan Pardede
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved