Anies Baswedan Terbitkan IMB Pulau Reklamasi Berdasar Pergub yang Diteken Ahok, Ini Komentar Ahok

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk bangunan-bangunan di Pulau D, Pulau Reklamasi di Pantai Utara

TRIBUNKALTIM.COGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk bangunan-bangunan di Pulau D, Pulau Reklamasi di Pantai Utara Jakarta.

Keputusan Anies Baswedan ini dikomentari Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ahok mengaku heran dengan keputusan Anies Baswedan menerbitkan IMB berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 206 Tahun 2016 yang diteken semasa kepemimpinannya.

Seperti dikutip dari kompas.com, Ahok mengatakan, "Pulau reklamasi saat itu tidak bisa terbitkan IMB karena belum ada dasar perda-nya.

Kalau sekarang dengan Pergub saya 2016 bisa buat IMB pulau reklamasi?

Artinya pergub yang sama di tahun 2016 enggak bisa terbitkan IMB pulau reklamasi," kata Ahok kepada Kompas.com, Rabu (19/6/2019).

Langkah Anies Baswedan tersebut dipertanyakan Ahok lantaran menurut Ahok penertiban IMB tanpa Perda dapat menghilangkan kesempatan Pemprov DKI mendapatkan dana kontribusi tambahan sebesar 15 persen nilai jual objek pajak (NJOP).

Suasana di Pulau Reklamasi tepatnya  di Pulau D atau Pantai Maju, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (14/6/2019).
Suasana di Pulau Reklamasi tepatnya di Pulau D atau Pantai Maju, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (14/6/2019). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Ahok menjelaskan Pergub 206 Tahun 2016 terbit demi warga yang telah membeli rumah di lahan reklamasi dan tidak bisa membangunnya karena terkendala IMB.

"Kalau pergub aku bisa terbitkan IMB reklamasi, sudah lama aku terbitkan IMB.

Kan aku pendukung reklamasi untuk dapatkan dana pembangunan DKI yang bisa capai di atas Rp 100 triliunan," kata Ahok

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved