Seleksi P3K, BKPP Kutim Tunggu Persetujuan BKN

persiapan seleksi P3K sudah dilakukan. Mulai dari jumlah formasi yang diinginkan Pemkab Kutai Timur, rencana pelaksanaan seleksi hingga pembiayaan

Seleksi P3K, BKPP Kutim Tunggu Persetujuan BKN
Tribunkaltim.co, MARGARET SARITA
Para TK2D di lingkungan Pemkab Kutim yang sempat dikumpulkan di gedung serba guna Bukit Pelangi 

TRIBUNKALTIM.CO,  SANGATTA – Selain seleksi pejabat tinggi pratama atau esselon II yakni setingkat Kepala Dinas dan Kepala Badan, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutai Timur juga tengah mempersiapkan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Hal ini disampaikan Kepala BKPP Kutim Zainuddin Aspan, Kamis (20/6).

Menurut Kepala BKPP Kutim Zainuddin Aspan, persiapan seleksi P3K sudah dilakukan. Mulai dari jumlah formasi yang diinginkan Pemkab Kutai Timur, rencana pelaksanaan seleksi hingga soal pembiayaan.

Namun, semua persiapan tersebut harus diusulkan terlebih dulu ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI di Jakarta, untuk mendapat persetujuan.

“Kami diberi kesempatan oleh BKN melakukan perekrutan P3K selama lima tahun ke depan. Karena setelah itu, tidak ada lagi yang namanya pegawai honor, pegawai kontrak atau di sini disebut TK2D.

Semua menjadi tenaga P3K. Saat ini usulan sudah masuk ke pusat, tinggal menunggu persetujuan,” ungkap Kepala BKPP Kutim Zainuddin Aspan.

Permasalahannya, lanjut Kepala BKPP Kutim Zainuddin Aspan, di Kutim ada sekitar 7.000 lebih TK2D. Dengan waktu lima tahun, apakah bisa terserap semua. Karena untuk menghabiskan yang 7.000 lebih, harus menerima sekitar 1.500 orang per tahun.

“Sementara usulan kita, paling banyak yang disetujui sekitar 300 hingga 500 orang saja. Bagaimana mau terserap semua,” ujar Kepala BKPP Kutim Zainuddin Aspan.

Apalagi, kata Kepala BKPP Kutim Zainuddin Aspan, di antara para TK2D Kutim, masih ada tersisa tenaga-tenaga K II yang umurnya telah lewat dari 35 tahun. Mereka juga harus mendapat perhatian karena sudah mengabdi cukup lama di Pemkab Kutai Timur.

Seperti diketahui, seleksi P3K di Kutim, sebenarnya sudah harus dilaksanakan beberapa waktu lalu secara serentak. Namun, BKPP Kutim masih mengalami kesulitan soal waktu dan data K II yang belum sinkron antara BKN RI dengan BKPP Kutim serta Disdik Kutim.

Baca Juga;

Polres Berau Ancam Pembakar Lahan dengan Hukuman 12 Tahun Penjara
Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved