Pakai Alat Khusus Untuk Kurangi Literan, Ini 5 Fakta Praktik SPBU Curang yang Berhasil Dibongkar 

Belum lama ini, praktik kecurangan yang dilakukan pengelola SPBU berhasil dibongkar. Imbasnya sangat merugikan konsumen

tribunnews.com
Ilustrasi SPBU 

TRIBUNKALTIM.CO - SPBU curang ternyata masih saja ditemui di Indonesia.

Demi mendapatkan untung lebih besar, pengelola SPBU nekat berbuat curang dalam sistem pengisian bahan bakar.

Baru-baru ini, Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan kembali membongkar praktik kecurangan di SPBU.

Berikut sejumlah fakta terkait kecurangan SPBU curang yang sudah dirangkum TribunKaltim.co dari Grid.ID dan Antaranews.com:

1. Menambahkan alat untung mengurangi meteran

Kecurangan sistem perdagangan bahan bakar yang dibongkar tersebut ada di sebuah SPBU di Indramayu.

Melansir dari Antaranews.com (20/6/2019), sebuah SPBU di Indramayu menggunakan modus menambahkan alat guna utuk mengurangi jumlah literan.

Direktur Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Veri Anggriono membenarkan hal tersebut.

"Ada semacam rangkaian papan elektronik yang biasa dipakai untuk merubah literan," kata Veri.

Veri juga menambahkan bahwa modus serupa tak hanya dilakukan di Indramayu saja, melainkan juga di SPBU kota lain.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved