Berita Pemkab Kutai Barat

Wakil Bupati Gelar Temu Publik di Rumah Dinas

undangan silih berganti berdatangan pada acara yang digelar untuk umum ini. Diantaranya Bupati Kutai Barat, dan Sekda.

Wakil Bupati Gelar Temu Publik di Rumah Dinas
HUMASKAB KUBAR
Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan menggelar temu publik di rumah dinasnya di Sendawar, Kamis (20/6/2019). 

SENDAWAR – Suasana penuh kekeluargaan dan keakraban terlihat saat Temu Publik yang digelar oleh Wakil Bupati Kutai Barat di rumah dinasnya, Kamis (20/6/2019).

Sejak pukul 11.00 WITA para undangan sudah silih berganti berdatangan pada acara yang digelar untuk umum ini. Diantaranya Bupati Kutai Barat, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat.

Juga jajaran FORKOMPIMDA, para Asisten, para Kepala Dinas, para Kepala Badan, para Camat, Jajaran Perusahan, Jajaran Perbankan, perwakilan Organisasi, PNS dan TKK serta Masyarakat.

Wakil Bupati Kutai Barat H.Edyanto Arkan ditemui disela-sela acara menyebutkan momen silahturahmi untuk saling memaafkan.

Sesuai prinsip Ramadhan itu sendiri yang sebenarnya ialah pengendalian diri sehingga bukan hanya di bulan ramadhan tetapi 11 bulan kedepan kita tetap lebih matang dalam mengendalikan diri.

“Terima untuk seluruh yang hadir hari ini, kiranya melalui moment ini kebersamaan dan rasa persatuan kesatuan di Kutai Barat akan terus solid dan kita tingkatkan serta pertahankan untuk hari esok yang lebih baik daripada hari ini," sebutnya.

Selanjutnya Arkan menghimbau terkait maraknya saat ini ragam isu-isu berita hoax yang beredar.

“Saya berharap masyarakat Kutai Barat dapat lebih bijak agar jika mendapatkan suatu berita yang tidak kita miliki fakta, bukti dan melihat sendiri jangan pernah menyebarkan hal-hal yang tidak benar tersebut," katanya.

Karena tambah dia, itu akan merugikan pihak lain dan dapat bermasalah dengan hukum.

"Saya ingin masyarakat menggunakan media sosial untuk mencari informasi yang ilimiah bukan informasi yang bersifat fitnah ataupun menggiring opini publik yang negatif," imbaunya.

Arkan juga menjelaskan tiga tahun berjalan dikonsentrasikan pada pembangunan daerah pinggiran. Seperti  ruas jalan untuk menghubungkan antarkampung, dan kampung dengan kecamatan.

Pada tahun keempat ini pemerintah juga giat membangun infrastruktur jalan dalam kecamatan dan pembenahan ekonomi keryakatan.

Lalu untuk listrik selama tiga tahun ini ada sekitar 30-40 kampung yang teraliri listrik. Tetapi, hal ini tidak cepat membuat pemerintah puas karena masih ada 82 kampung yang belum teraliri listrik selama 19 tahun Kutai Barat berdiri.

Sehingga pada selasa mendatang kami akan melaksanakan rapat dengan pihak PLN terkait tindak lanjut program ini, tolong doakan dan dukung penuh kebijakan pemerintah untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat”, tutupnya. (hms11)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved