Korban Eks Lubang Tambang di Kota Samarinda Bertambah, Pulang Ngaji, Bocah 10 Tahun Tenggelam

Kembali, lubang tambang di Kota Samarinda yang tak direklamasi menelan korban jiwa. Korbannya lagi-lagi bocah tak berdosa berusia 10 tahun.

Korban Eks Lubang Tambang di Kota Samarinda Bertambah, Pulang Ngaji, Bocah 10 Tahun Tenggelam
tribunkaltim.co/Christoper Desmawangga
TAMBANG MEMATIKAN - Jenazah Ahmad Setiawan (10) saat berada di rumah duka. Korban ditemukan tidak bernyawa di Jalan P Suryanata, Gang H Saka, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Sabtu (22/6/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Belum tuntas kasus tambang ilegal di tengah Kota Samarinda, warga kembali dikejutkan dengan tewasnya satu anak di lubang tambang batu bara.

Kabar tersebut tersiar disejumlah media sosial, maupun grup-grup Whats'App setelah Magrib tadi.

Korban merupakan bocah berusia 10 tahun bernama Ahmad Setiawan (10), warga Jalan P Suryanata, Gang H Saka, RT 16, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu.

Murid yang baru saja naik kelas IV Sekolah Dasar (SD) itu ditemukan tidak bernyawa di salah satu lubang tambang batu bara yang berjarak sekitar 1 Km dari rumah korban.

Dari informasi yang dihimpun, korban menuju lubang tambang bekas galian tambang bersama teman-temannya, usai pulang mengaji.

Korban diketahui keluar rumah sekitar pukul 13.30 Wita, Sabtu (22/6) siang tadi.

Jelang sore, korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Hal itulah membuat keluarga, terutama nenek korban panik, mengira cucu pertamanya hilang.

Sementara teman-teman korban enggak menceritakan di mana keberadaan korban, karena takut.

Setelah mencari-cari, akhirnya nenek korban menemukan sandal dan baju korban di pinggir lubang bekas galian tambang yang warga sekitar sebut sebagai danau.

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved