25 Koperasi Petani Kelapa Sawit Siap Bermitra, Sudah 6 Bulan Belum Ditindaklanjuti Perusahaan

Terdapat 25 Koperasi petani kelapa sawit yang sudah siap bermitra dengan perusahaan pabrik kelapa sawit.

25 Koperasi Petani Kelapa Sawit Siap Bermitra, Sudah 6 Bulan Belum Ditindaklanjuti Perusahaan
TRIBUN KALTIM / SARASSANI
Rapat Kooordinasi (Rakor) untuk memfasilitasi percepatan kemitraan petani sawit dengan perusahaan pabrik kelapa sawit di ruang Sadurengas Pemkab Paser, Senin (24/6/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Terdapat 25 Koperasi petani kelapa sawit yang sudah siap bermitra dengan perusahaan pabrik kelapa sawit.

Usulan kemitraan itu, menurut Ketua Forum Petani Kelapa Sawit (FPKS) Kabupaten Paser Kanisius Tereng, sudah disampaikan sejak 6 bulan yang lalu.

“Tapi sampai sekarang, usulan itu belum ada tindak lanjut dari perusahaan, makanya teman-teman meminta Pemkab Paser melakukan percepatan kemitraan, yakni melalui Rapat Koordinasi (Rakor) di ruang Sadurengas Pemkab Paser,” kata Kanisius, Senin (24/6/2019).

Teman-teman yang dimaksud, lanjut Kanisius, adalah petani-petani kelapa sawit yang tergabung dalam Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Asosiasi Petani Kepala Sawit Indonesia (Apkasindo) dan FPKS, termasuk 25 Koperasi petani kelapa sawit.

Sesuai Permentan 01/PERMENTAN/KB.120/1/2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun dan Perda Nomor 9/2018 tentang Tata Niaga dan Pembatasan Angkutan Buah Sawit.

Perusahaan pabrik kelapa sawit, lanjut Kanisius, wajib membeli TBS melalui kemitraan dengan Koperasi petani kelapa sawit, tidak boleh membeli dengan Surat Kontrak Kerja (SPK) seperti yang sudah berlangsung selama ini.

“Karena SPK-SPK inilah yang membuat harga TBS petani anjlok. SPK itu karena petani tidak bisa langsung menjual TBS-nya ke pabrik melalui Koperasi, tapi setelah Koperasinya bermitra dengan pabrik, TBS-nya bisa dijual dengan harga sesuai ketetapan Gubernur Kaltim,” tambahnya.

9 Poin Kesepakatan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser, Senin (24/6/2019), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Kemitraan Usaha Perkebunan dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di ruang Sadurengas Pemkab Paser.

Bupati Paser melalui Sekda Paser Katsul Wijaya mengatakan komuditas kelapa sawit berperan besar pada perekonomian masyarakat, sehingga Pemkab Paser berupaya mewujudkan kemitraan petani kelapa sawit dengan PKS, yang selama ini belum sepenuhnya terealisasi.

Halaman
1234
Penulis: Sarassani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved