Kuota Tambahan Haji Diprioritaskan untuk Jamaah Lansia

Dari 10.000 kursi ini, Kukar dapat tambahan kuota 58 kursi. Namun kuota tambahan ini diprioritaskan untuk jamaah lanjut usia (lansia).

Kuota Tambahan Haji Diprioritaskan untuk Jamaah Lansia
TRIBUN KALTIM/ADITYA RAHMAN HAFIDZ
ARSIP - Suasana pelepasan rombongan haji kloter I Balikpapan yang berjumlah 454 peserta haji, di Asrama Haji Balikpapan, Jalan Mulawarman, Manggar, Balikpapan Timur, Jumat (7/9/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kuota haji Indonesia mendapat tambahan 10.000 kursi tahun ini.

Dari 10.000 kursi ini, Kukar dapat tambahan kuota 58 kursi. Namun kuota tambahan ini diprioritaskan untuk jamaah lanjut usia (lansia).

"Kuota haji Kukar sendiri 535 kursi, termasuk 2 orang petugas haji. Sedangkan calon jamaah haji Kukar yang sudah melunasi biaya haji pada tahap keempat mencapai 596 orang. Jumlah ini dipastikan yang akan berangkat tahun ini," ujar Saifullah, Kasi Penyelenggaraan Umrah dan Haji Kemenag Kukar, Senin (24/6/2019).

Pelunasan biaya haji tahap ketiga terakhir Selasa (25/6/2019). Sedangkan penambahan kuota haji sebanyak 10.000 kursi ini memengaruhi jadwal pemberangkatan kloter haji.

"Kemungkinan besar kloter haji Kukar akan bertambah karena penambahan kuota 58 orang tadi. Direncanakan pemberangkatan haji kloter pertama Kukar dilaksanakan 22 Juli 2019, kalau ada perubahan jadwal secepatnya disampaikan ke jamaah," tuturnya.

Sedangkan tambahan kuota haji yang diprioritaskan untuk para lansia belum diketahui mereka akan masuk kloter berapa karena Kemenag Kaltim masih menunggu informasi dari pusat.

"Adapun kriteria lansia ini adalah jamaah usia minimal 75 tahun serta sudah mendaftar minimal 3 tahun. Sedangkan menurut undang-undang yang baru, kategori lansia minimal usia 65 tahun dan diberlakukan pada 2020 mendatang. Kami berharap jamaah proaktif bersangkutan untuk mengajukan usulan ke kami," ucap Saifullah.

Saat ini daftar tunggu haji Kukar mencapai 360 ribu orang dengan estimasi keberangkatan 22 tahun ke depan jika mendaftar pada tahun ini.

"Jadi kalau mendaftar tahun ini, maka berangkatnya pada 2041," tuturnya.

Rabu (26/6/2019) lusa, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan Bagian Kesra terkait persiapan pelaksanaan manasik masal, sekaligus informasi mengenai teknis pemberangkatan dan pemulangan haji.

Halaman
12
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved