Berita Pemkab Penajam Paser Utara

Tiga Raperda Disetujui DPRD, Bupati AGM: Saya Ucapkan Terima Kasih

Ketiga Raperda yang di ajukan tersebut adalah Raperda yang sangat erat hubungannya dengan berjalannya roda pemerintahan

Tiga Raperda Disetujui DPRD, Bupati AGM: Saya Ucapkan Terima Kasih
HUMASKAB PPU
Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) serahkan buku raperda usai pengesahan tiga raperda usai menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan terhadap Tiga Raperda PPU, Selasa, (18/6/2019). 

PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan terhadap Tiga Raperda, dan Rapat Paripurna penyampaian tanggapan Bupati PPU terhadap Nota Penjelasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), terhadap Dua Raperda inisiatif DPRD Kabupaten PPU, Selasa, (18/6/2019). 

Bupati AGM mengatakan, penyampaian nota penjelasan Raperda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018, Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, serta Raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2017 tentang pembentukan Perusahaan Umum Daerah Benuo Taka dianggap penting dan strategis.

Karena kata AGM , ketiga Raperda yang di ajukan tersebut adalah Raperda yang sangat erat hubungannya dengan berjalannya roda pemerintahan, khususnya pertanggungjawaban keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

“Dasar Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah anggaran 2018 Kabupaten PPU, sebagaimana dimaksud disusun berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Penggelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah dua kali diubah dan terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011, “ kata AGM.

Disampaikan AGM, bahwa realisasi APBD Tahun Anggaran 2018 adalah Pendapatan 2018 sebesar Rp 1,23 triliun lebih dengan rincian antara lain, PAD sebesar Rp 70,39 miliar lebih, pendapatan transfer sebesar Rp 1,13 triliun lebih dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 25,24 miliar lebih.

Sementara realisasi belanja daerah 2018 sebesar 1,50 triliun=lebih dengan rincian antara lain belanja operasi sebesar Rp 736,08 miliar lebih , belanja modal sebesar Rp 647,84 miliar lebih, belanja tidak terduga sebesar Rp 564,80 Juta lebih, belanja dan transfer/bantuan keuangan sebesar Rp 1,50 miliar lebih.

Sementara defisit sebesar Rp 273,58 miliar lebih. realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp 339,62 miliar lebih. Realisasi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 9,05 miliar lebih dan pembiayaan neto sebesar Rp 330,56 miliar lebih.

Untuk Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Lebih (SILPA) yakni sebesar Rp 56,98 miliar lebih. Sementara untuk neraca sampai dengan pertanggal 31 Desember 2018 yakni jumlah aset sebesar Rp 4,48 triliun lebih dengan rincian antara lain, aset lancar sebesar Rp 324,01 miliar lebih.

“Investasi jangka panjang sebesar Rp 105,85 miliar lebih, aset tetap sebesar Rp 3,98 triliun lebih dan aset lainnya sebesar Rp 67,16 miliar lebih. Jumlah kewajiban sebesar Rp 754,42 miliar lebih dan jumlah ekuitas sebesar Rp 3,73 triliun lebih,” ungkapnya.

AGM juga menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan APBD anggaran 2018, Kabupaten PPU mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved