Gubernur Irianto Lambrie Setuju Kaltim jadi Ibukota Negara, Ini Alasannya

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menanggapi soal rencana pemindahan ibukota negara ke Kalimantan dan setuju di Kaltim

Gubernur Irianto Lambrie Setuju Kaltim jadi Ibukota Negara, Ini Alasannya
HUMASPROV KALTARA
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menanggapi soal rencana pemindahan ibukota negara ke Kalimantan.

Dari dua kandidat provinsi yang  akan menjadi ibukota negara, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, Irianto Lambrie memilih salah satunya.

Pilihan Irianto jatuh kepada Kalimantan Timur. Orang nomor satu di Kalimantan Utara ini menegaskan, mestinya Pemprov Kalimantan Timur memperjuangkan ibukota negara berada di Kalimantan Timur.

Pada saat halal bi halal warga Kalimantan Timur di Jakarta usai Idul Fitri 1440 Hijriah belum lama ini, Irianto telah menyarankan Gubernur Kalimantan Timur mengambil inisiatif membuat pertemuan antara lima gubernur dari lima provinsi di Kalimantan.

"Saya sebagai Gubernur Kalimantan Utara mendukung ibukota negara pindah ke Kalimantan Timur. Mestinya Gubernur Kalimantan Timur ambil inisiatif, misalnya bikin pertemuan di Balikpapan, atau di Samarinda, Banjarmasin, atau Jakarta.

Kita kumpul gubernur 5 provinsi ini, kita bersepakat, mana yang kita dukung untuk didorong kemudian diserahkan kepada Presiden untuk diputuskan lokasi ibukota negara," ujar Irianto menjawab Tribunkaltim.co di Jalan Durian, Tanjung Selor, Selasa (25/6/2019) sore usai meninjau laboratorium CAT Pemprov.

Sejauh ini, rencana lokasi ibukota baru Republik Indonesia baru di sebut di Kalimantan, namun belum spesifik di provinsi mana.

"Secara objektif saya lebih memilih Kalimantan Timur," ujarnya.

Pilihan Gubernur Irianto Lambrie ini ia sandarkan pada banyak faktor. Pertama, dari sisi geologi.

"Kalau lokasinya sekitar Samarinda dan Balikpapan atau sekitarnya, daerahnya berbukit-bukit. Itu mudah ditata dan dibangun.

Lalu tanahnya juga bagus untuk bangunan bertingkat. Tetapi kita tahu di Kalimantan Timur ini kan gambut, tentu mahal," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved