Jaga Pembacaan Putusan MK, Polri Siapkan Tindakan Ini Buat Perusuh, Maksimal Peluru Karet

Polri menyiapkan 47 ribu pasukan untuk kawal pembacaan keputusan Mahkamah Konstitusi. Juga siapkan peluru karet untuk para perusuh

Jaga Pembacaan Putusan MK, Polri Siapkan Tindakan Ini Buat Perusuh, Maksimal Peluru Karet
(TRIBUNNEWS/HERUDIN)
Ilustrasi Gedung MK: Anggota Brimob bersenjata lengkap menjaga Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta Pusat, untuk mengantisipasi gangguan saat sidang perdana perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), Rabu (6/8/2014). Polri mengerahkan sekitar 22.000 personelnya yang tersebar di beberapa pos pengamanan, termasuk untuk mengamankan sidang gugatan hasil Pilpres 2014 tersebut. 

TRIBUNKALTIM.CO - Mahkamah Konstitusi memercepat pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019.

Dari jadwal semula Jumat (28/6/2019), menjadi Kamis (27/6/2019).

Pembacaan putusan sengketa hasil Pilpres 2019 ini tampaknya bakal diwarnai aksi unjuk rasa.

Beberapa kelompok masyarakat, sebut saja PA 212 dan GNPF MUI sudah mengonfirmasi akan melaksanakan unjuk rasa di Mahkamah Konstitusi.

Kepolisian pun sudah mengantisipasi aksi unjuk rasa saat pembacaan keputusan oleh Hakim Mahkamah Konstitusi, tersebut.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menginstruksikan personel yang mengamankan sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2019 untuk tidak membawa peluru tajam.

"Saya sudah menegaskan kepada anggota saya tidak boleh membawa peluru tajam, itu protap (prosedur tetap)-nya," kata Tito Karnavian saat ditemui di ruang Rupatama Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri), Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019).

Sidang pleno pengucapan putusan sengketa hasil Pilpres 2019 akan digelar pada Kamis (27/6/2019).

Kepolisian telah melarang aksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi.

Pengunjukrasa yang mau melakukan aksi dialihkan ke area di depan Patung Kuda.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved