Jatuh Korban ke 35 di Lubang Eks Tambang; Gubernur Punya Atribusi Kewenangan, DPRD Bisa Interpelasi

Presiden dan kementerian terkait (ESDM dan KLHK) seharusnya turun tangan dan secara serius menyelesaikan kasus ini.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kembali bertambahnya korban, setelah meninggalnya Ahmad Setiawan (10) dikolam eks galian tambang, menambah daftar hitam korban tambang di Samarinda.

Dari kejadian tersebut, beberapa pihak saling tunjuk soal siapa yang semestinya bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Dikutip dari pemberitaan sebelumnya oleh Tribunkaltim.co, Gubernur Kaltim Isran Noor angkat bicara.

Saat ditanyakan, apa langkah yang akan diambil Pemprov Kaltim untuk mencegah terjadinya korban susulan di kolam tambang, Gubernur Kaltim Isran Noor menanyakan kembali kepada awak media, yang mengeluarkan izin siapa.

“Yang mengeluarkan izin tambang siapa? Seolah-olah, kalau ada korban meninggal di kolam tambang itu gubernur yang bertanggungjawab karena mengeluarkan izin tambang di sana,” tutur Gubernur Kaltim Isran Noor.

“Yang keluarkan izin lokasi tambang di daerah kota siapa,” ulangnya lagi saat ditanya awak media, pada Senin (24/6/2019), pagi di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada.

Gubernur Kaltim Isran Noor juga menyampaikan bela sungkawa yang begitu mendalam atas jatuh korban di lubang tambang.

“Innaa Lillaahi wa innaaa ilaihi rooji’uun,” ujarnya.

Ditanyakan apakah sudah berkoordinasi dengan instansi level Pemprov Kaltim maupun Pemkot Samarinda, Gubernur Kaltim Isran Noor menyatakan mengapa persoalan ini ditanyakan ke Gubernur.

“Silahkan tanya kepada pihak yang mengeluarkan izin,” pungkasnya.

Halaman
123
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved