Berita Pemkab Kutai Barat

Mencari Lahan 30 Ha untuk Mako Brimob, Pemkab Lirik Areal PKP2B dan IUP

lahan minimal 30 hektare untuk pembangunan perkantoran, asrama dan lokasi latihan Mako Brimob, PT TCM sangat terbuka dan siap membantu.

Mencari Lahan 30 Ha untuk Mako Brimob, Pemkab Lirik Areal PKP2B dan IUP
HUMASKAB KUBAR
Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Yacob Tullur mengundang perwakilan perusahaan pemegang PKP2B dan IUP, Asisten I DR Misran Effendi S STP M Si, Kepala BKAD dan perwakilan Polres Kubar di Ruang Diklat Lantai III Kantor Bupati, Selasa (25/6/2019). Rapat untuk mencari lokasi Mako Brimob di Kutai Barat. 

SENDAWAR - Pemkab Kubar bersama Polres Kubar melakukan rapat perdana untuk koordinasi terkait persiapan penyediaan lahan untuk pembangunan Markas Korps Brigade Mobil (Mako Brimob) di wilayah Kabupaten Kutai Barat.

Rapat yang mengundang perwakilan perusahaan pemegang PKP2B dan IUP di wilayah Kubar dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Drs Yacob Tullur MM, Asisten I DR Misran Effendi S STP M Si, Kepala BKAD dan perwakilan Polres Kubar di Ruang Diklat Lantai III Kantor Bupati, Selasa (25/6/2019).

Asisten I Misran Effendi menjelaskan, rapat kali ini membantu memfasilitasi Polri dalam persiapan penyediaan lahan. Dengan mengundang perusahaan maka akan mengetahui kemungkinan lokasi-lokasi yang memiliki potensi dikaji untuk dibangun Mako Brimob.

"Setelah kita mengetahui potensi lokasi baru pada rapat berikutnya kita mengundang dari Mako Brimob untuk mengidentifikasi lahan yang ada apakah sesuai. Hal itu semua kembali kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki izin konsesi bersedia untuk melepas lahannya sebagai lokasi pembangunan Mako Brimob," jelasnya.

Dikemukakan, langkah yang dilakukan Pemkab Kubar sama seperti 2016 lalu membantu TNI penyedian lahan sebagai lokasi Batalyon. Dimana, dilakukan tahapan kegiatan sampai pada ditetapkan lokasi di PT Gunung Bayan.

Karena peran pemerintah daerah sangat besar terutama untuk menyakinkan Kementerian ESDM dalam proses relingusht/dihibah lahan.

Rapat perdana ini untuk koordinasi dengan instansi-instansi vertikal. Pemkab Kubar juga berkepentingan dalam pendirian Mako Brimob, terutama dalam rangka membantu pemda menjaga situasi yang kondusif.

Dari sisi kewenangan, pemda memiliki kewenangan terbatas terkait lahan yang diperlukan. Banyak peraturan-peraturan yang membatasi, khususnya keterbatasan finansial pemda oleh.

Asisten I juga menyampaikan seperti harapan pimpinan terdahulu, Mako Brimob bisa dibangun di daerah-daerah perbatasan dan sesuai pemaparan lokasi dari perusahaaan tersebut maka kita akan bisa menentukan mana yang bisa dijadikan lokasi Mako Brimob.

Terkait kebutuhan lahan minimal 30 hektare untuk pembangunan perkantoran, asrama dan lokasi latihan Mako Brimob, PT TCM sangat terbuka dan siap membantu.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved