Proyek Kereta Api Borneo Berlanjut, Digroundbreaking Presiden 4 Tahun Lalu, Beri Harapan Baru

Kehadiran Tim Terpadu di Penajam untuk meninjau kelanjutkan pembangunan Kereta Api Borneo memberikan angin segar pasca digrondbreking empat tahun lalu

Proyek Kereta Api Borneo Berlanjut, Digroundbreaking Presiden 4 Tahun Lalu, Beri Harapan Baru
TRIBUN KALTIM / FACHMI RACHMAN
Proyek Kereta Api Borneo Berlanjut, Digroundbreaking Presiden 4 Tahun Lalu, Beri Harapan Baru 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Tanggal 19 November 2015 lalu merupakan hari yang bersejarah bagi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Saat itu, Presiden Joko Widodo jauh-jauh ke Kawasan Industri Buluminung (KIB) untuk melakukan ground breaking Kereta Api Borneo yang digagas Russian Railways.

Ground breaking ini tanda dimulainya pembangunan Kereta Api Borneo yang akan dimulai di Penajam.

Awalnya, kereta api ini akan menjadi kereta api khusus untuk angkutan batu bara dan kelapa sawit.

Baca Juga:

Rencana Proyek Pembangunan Kereta Api Borneo,Abdul Gafur Masud: Mudah-mudahan Tak Sekadar Seremonial

PARADE FOTO Kondisi Lahan Proyek Kereta Api di Buluminung Kaltim, Berada di Perbukitan Dekat Lautan

Bahkan PT KAB sudah melakukan pembebasan lahan di Kawasan Industri Buluminung dengan luasan mencapai ratusan hectare.

Namun setelah empat tahun berjalan lambat tak ada aktifitas di lokasi tersebut, hari ini, Rabu (26/6/2019), Tim Terpadu dari Pusat datang ke Penajam untuk membicarakan kelanjutkan proyek tersebut.

Tim Terpadu dari  Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, Direktur Perwakilan Russian Railways, Bupati Penajam Paser Utar Abdul Gafur Mas’ud datang untuk meninjau langsung lokasi pembangunan KAB di KIB.

Halaman
1234
Penulis: Samir Paturusi
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved