Wawali Kota Bontang Tersinggung, Disebut Kualitas Tenaga Kerja Lokal Lebih Rendah dari Pekerja Luar

Wakil Walikota Bontang, Basri Rase merasa tersinggung dengan pernyataan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Bontang, lebih rendah.

Wawali Kota Bontang Tersinggung, Disebut Kualitas Tenaga Kerja Lokal Lebih Rendah dari Pekerja Luar
Tribunkaltim.co/Ichwal Setiawan
PANGGIL PERUSAHAAN — Wakil Walikota Bontang, Basri Rase segera memanggil manajemen PT Badak NGL terkait pernyataan kualitas SDM pekerja lokal lebih rendah ketimbang pekerja luar pada Rabu (26/6/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Wakil Walikota Bontang, Basri Rase merasa tersinggung dengan pernyataan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur lebih rendah daripada pekerja dari luar daerah.

Pengamatan Tribunkaltim.co di gedung Dewan Kota Bontang, Wawali Bontang Basri menilai pernyataan tersebut dianggap keliru.

Menurutnya, kualitas SDM Bontang bahkan sudah mendapat pengakuan dari sejumlah pihak baik dari dalam dan luar negeri.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bontang tertinggi, bahkam banyak anak-anak Bontang yang berkarir di luar negeri,” ujar Basri saat menghadiri rapat paripurna di Kantor Sekretariat DPRD Bontang, Rabu (26/6/2019).

Basri menambahkan, kehadiran industri raksasa di Bontang atas partisipasi dari warga lokal. Pembangunan mulai dari train pertama sampai sekarnag banyak menggunakam tenaga kerja Bontang.

Jadi sangat ironi jika pernyataan tersebut dilontarkan oleh karyawan perusahaan.

Jika menilik sejarah, rata-rata kehadiran pabrik besar di Bontang pasti melibatkan tenaga kerja lokal.

Untuk itu, dalam waktu dekat ini pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bontang segera memanggil manajemen Badak LNG untuk mengklarifikasi pernytaan tersebut.

“Kita akam sikapi persoalan ini secara tegas,” ujar Basri.

Sebelumnya diberitakan, Komisi I DPRD Bontang mendesak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bontang menyelidiki metode perekrutan karyawan di Badak LNG.

Halaman
1234
Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved