Bawaslu Bulungan Selidiki Dugaan Caleg Gunakan Ijazah Palsu, Berpotensi Terpilih

Yang menyatakan nanti itu ijazah palsu atau bukan adalah hakim pengadilan. Yang jelas, kami bersama tim Gakumdu akan mengklarifikasi dulu

Bawaslu Bulungan Selidiki Dugaan Caleg Gunakan Ijazah Palsu, Berpotensi Terpilih
Tribunkaltim.co, Arfan
Ahmad Ketua Bawaslu Bulungan 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bulungan menerima laporan penggunaan ijazah palsu oleh salah seorang calon anggota legislatif Bulungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang berpotensi terpilih hasil Pemilu 17 April 2019 kemarin.

Laporan tersebut saat ini tengah dikaji unsur materiil dan formilnya oleh Bawaslu untuk kemudian ditindaklanjuti proses hukumnya.

"Sejauh ini kita juga lakukan pembahasan dengan melibatkan Gakumdu," kata Ahmad, Ketua Bawaslu Bulungan kepada Tribunkaltim.co, Kamis (27/6/2019).

Bawaslu juga akan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait, seperti institusi pendidikan yang menerbitkan ijazah yang berhubungan dengan ijazah yang dimaksudkan pelapor.

"Yang menyatakan nanti itu ijazah palsu atau bukan adalah hakim pengadilan. Yang jelas, kami bersama tim Gakumdu akan mengklarifikasi dulu. Kalau terpenuhi unsurnya, akan kita laporkan ke kepolisian. Kepolisian nanti memproses, berlanjut ke Kejaksaan dan seterusnya sampai Pengadilan," ujar Ahmad.

Ahmad mengatakan, awalnya informasi tersebut diterima Bawaslu Bulungan dalam bentuk pemberitahuan lisan dari masyarakat. Belakangan kemudian, seorang pelapor melaporkan dugaan ijazah palsu tersebut.

"Kalau pemberitahuan saja, kami tidak terima. Harus berbentuk laporan. Ketika ada laporan masuk, sudah menjadi kewajiban kami utuk tindaklanjuti," ujar Ahmad.

Proses laporan dugaan kasus pelanggaran pemilu di Gakumdu sebut Ahmad akan memakan waktu selama 14 hari, sebelum dilimpahkan ke kepolisian untuk ditangani lebih lanjut. (Wil)

Subscribe Official YouTube Channel:



Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved