Kodam VI Mulawarman Kumpulkan Ratusan Tokoh Masyarakat di Tiga Provinsi, Ini yang Dibahas

Kodam VI Mulawarman mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan toko adat di tingkat provinsi di Kalimantan

Kodam VI Mulawarman Kumpulkan Ratusan Tokoh Masyarakat di Tiga Provinsi, Ini yang Dibahas
TribunKaltim.CO/Zainul
Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Subianto, memberikan sambutan di hadapan ratusan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda yang hadir di aula Kodam VI Mulawarman 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dijadwalkan pada tanggal 27 Juni 2019 di Gedung MK Jakarta, hari ini.

Hasil putusan MK tersebut nanti akan  menjadi penentu siapa yang menjadi pemenang secara sah pada Pilpres 2019 ini.

Untuk mencegah terjadinya kerusuhan pada hasil putusan MK tersebut, Kodam VI Mulawarman mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan toko adat yang ada di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan,

Ini untuk terlibat dalam kegiatan komunikasi sosial (Komsos) yang bertema dialogis antara aparat TNI dan komponen masyarakat yang berlangsung di ruang Aula Kodam VI Mulawarman, Kamis, (27/6/2019).

Dalam kegiatan itu, Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dengan isu provokatif yang berpotensi dapat memicu terjadinya perpecahan  kesatuan dan kesatuan bangsa.

Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto
Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto (Tribunkaltim.co / Cornel Dimas)

"Ini program yang kita laksanakan dalam satu tahun  dua kali kita laksanakan, dan hari ini saya sengajak para tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuka agama, tokoh pemuda, di tiga provinsi intinya mempererat persaudaraan guna menjalin persatuan," katanya

Ia mengatakan, sengaja menggelar kegiatan ini pada  tanggal 27 Juni yang  bertepatan dengan kegiatan keputusan MK, agar sepakat untuk menjalin persatuan dan kesatuan,

apapun hasil putusan MK harus diterima karena itu sudah pilihan Tuhan untuk diamanatkan memimpin bangsa ini.

Sebelumnya, Kodam VI Mulawarman bersama Polda Kaltim serta pihak terkait lainnya telah menyuarakan kegiatan menolak kerusuhan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat di Kota Balikpapan beberapa waktu lalu.

Pangdam juga menyampaikan harapannya pada kegiatan komunikasi sosial tersebut agar para tokoh yang terlibat menyampaikan.

Dan menyuarakan kembali persatuan dan kesatuan di wilayah provinsi masing-masing dan nanti ditindak lanjuti Kodim di daerah masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Zainul
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved