Pengerjaan Pengoperasian Dimulai, 4.260 SR Ditarget Nikmati Jargas September 2019

Informasi dari Kementerian ESDM melalui PT Pertagas Niaga, sesuai jadwal, pengerjaan konversi jaringan gas telah dilakukan sejak, Senin, (24/6/2019).

Pengerjaan Pengoperasian Dimulai, 4.260 SR Ditarget Nikmati Jargas September 2019
Tribunkaltim.co/ Samir
Sekda Tohar dan sejumlah pejabat Kementerian ESDM dan Pertamina saat meresmikan jargas di Penajam beberapa waktu lalu 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM - Progres pengoperasian jaringan gas di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sudah dilanjutkan.

Informasi dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui PT Pertagas Niaga, sesuai jadwal, pengerjaan konversi jaringan gas telah dilakukan sejak, Senin, (24/6/2019).

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten (Setkab) PPU, Ahmad Usman, mengatakan, hasil komunikasi terakhir Pemkab PPU dengan pihak Kementerian ESDM,

dalam hal ini Pimpinan Proyek (Pimpro) kegiatan pembangunan jaringan gas di Kalimantan Timur, yakni Samarinda, Balikpapan, Bontang dan PPU, adalah turunnya jadwal pengoperasian meteran dan dan pengkoneksian sambungan ke kompor masing-masing rumah, agar bisa difungsikan.

"Bagaimana caranya agar jargas kita bisa berfungsi di tingkat masyarakat. Khusus PPU, mereka sudah menurunkan tim terhitung mulai tanggal 24 Juni 2019 lalu," katanya, Kamis (27/6/2019).

Sebanyak 4.260 sambungan rumah (SR) yang tersebar di Kabupaten PPU, dan ditargetkan, pengoperasian meteran dan koneksifitas sambungan selesai pada September 2019, sehingga jargas bisa nikmati  masyarakat di lima kelurahan.

Lebih lanjut, Ahmad Usman menuturkan, dari informasi yang ia terima dari PT Pertagas Niaga, bagi masyarakat yang rumahnya tersambung jaringan gas, dikenakan biaya pemasangan meteran dan pengkoneksian sambungan.

"Karna ada tambahan sambungan yang tidak ditanggung dalam program pemasangan jargas Desember 2018 lalu," tuturnya.

Biaya yang dikenakan, kisaran sebesar Rp 35.000 hingga Rp 50.000 per rumah.

"Kepastian besarannya sampai saat ini belum ada informasi terbaru dari PT Pertagas Niaga," tandasnya. (*)

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved