Sisa Anggaran Capai Rp 250 Miliar, Suhut Minta Pemkot Kurangi SiLPA Tahun Ini

Wakil Ketua Fraksi Amanah, Demokrat, Pembangunan dan Sejahtera (ADPS), Suhut Harianto meminta pemerintah memaksimalkan belanja daerah tahun ini.

Sisa Anggaran Capai Rp 250 Miliar, Suhut Minta Pemkot Kurangi SiLPA Tahun Ini
TribunKaltim.Co/Ichwal Setiawan
SOROTI SILPA — Wakil Ketua Fraksi ADPS, DPRD Bontang Suhut Harianto meminta Pemerintah Kota Bontang mengevaluasi rencana kegiatam dan penganggaram belanja daerah agar SilPA tak membengkak. 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG — Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SilPa) tahun anggaran 2018 sebesar Rp 250 miliar lebih menjadi sorotan  DPRD Botang.

Wakil Ketua Fraksi Amanah, Demokrat, Pembangunan dan Sejahtera (ADPS), Suhut Harianto meminta pemerintah memaksimalkan belanja daerah tahun ini. Agar SilPa seperti tahun lalu tak berulangan pada APBD 2019 ini.

“Tolong pemerintah maksimalkan serapan anggarannya, supaya masyarakat bisa menerima manfaat dari APBD Bontang,” ujar Suhut.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, serapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bontang bahkan ada yang tak mencapai 50 persen.

Kegagalan menyerap anggaran di OPD terkait patut menjadi koreksi bagi pemerintah dalam penyusunan dan penganggaran  belanja.

Ia menilai, belanja daerah sejatinya menjadi instrumen penggerak pertumbuhan ekonomi dan sosial di daerah setempat. Belanja yang tak terserap tentu meminimalisir potensi pertumbuhan daerah dari target yang telah ditentukan.

“Jangan ada lah lagi SilPA tahun ini, cukup tahun lalu,” tegas Suhut.

Lebih lanjut, belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya ketika anggaran alami defisit. Sejumlah kegiatan terhambat, pertumbuhan ekonomi juga terganggu

Harusnya, pemerintah menjadikan pengalaman itu sebagai pelajaran bahwa belanja daerah mampu menggerakan sektor-sektor ekonomi.

Menanggapi hal ini, Wakil Walikota Bontang, Basri Rase mengatakam masukan dari DPRD menjadi bahan pertimbangan dan evaluasi bagi pemerintah.

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved